Bikin Nangis, Ini Ungkapan Hati Anak Maradona

Randy Prasatya - Sepakbola
Sabtu, 28 Nov 2020 02:04 WIB
A boy lights a candle as people gather outside the San Paolo Stadium to pay their homage to soccer legend Diego Maradona, in Naples, Italy, Wednesday, Nov. 25, 2020. Diego Maradona has died. The Argentine soccer great was among the best players ever and who led his country to the 1986 World Cup title before later struggling with cocaine use and obesity. He was 60. (AP Photo/Alessandra Tarantino)
Diego Maradona meninggal dunia di usia 60 tahun. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Hati seorang anak bakal hancur saat kehilangan orang tuanya. Begitu pula yang dirasakan oleh anak Diego Maradona dalam pesan di media sosial.

Maradona meninggal dunia pada Rabu (25/11/2020) malam WIB di Buenos Aires akibat henti jantung. Legenda sepakbola Argentina itu wafat di usia 60 tahun.

Berita kematian Maradona membuat heboh publik sepakbola dunia, khususnya di Argentina. Ribuan orang turun ke jalan di Buenos Aires guna memberi penghormatan dan bela sungkawa kepada sang legenda.

Dari banyaknya orang yang bersedih, ada anak Maradona yang merasakan kehilangan sangat besar. Diego Armando Maradona Sinagra atau Dieguito, mengungkapkan isi hatinya setelah dua hari menahan rasa pilu akibat kepergian sang ayah.

"Kamu tidak bisa membayangkan betapa bahagianya aku bersamamu. Aku merasa tak terkalahkan selama kamu di sisiku," tulis Dieguito di akun Instagram pribadinya dengan username @diegomaradonajunior.

"Dan kamu tidak bisa membayangkan betapa aku akan merindukan pelukanmu, ayah. Betapa aku akan merindukan duduk di sebelah kamu untuk menonton pertandingan Napoli yang kita cintai."

"Dan anak-anakku? Bagaimana mereka akan tumbuh tanpa kakek yang begitu penyayang? Aku berjanji bahwa mereka akan selalu berada di pihak kamu, bahwa mereka akan selalu membela kamu dan mereka akan selalu menepuk dada mereka karena bangga dengan kakeknya."

"Tunggu aku datang menemuimu ketika waktuku tiba, karena aku selalu menginginkanmu di sisiku. Karena seorang anak laki-laki bersama ayah di sisinya tidak takut pada apapun."

"Semoga perjalananmu menyenangkan, No10 hatiku. Aku mencintaimu," tandasnya.

Dieguito diketahui tidak bisa menemani ayahnya ke peristirahatan terakhir. Diwartakan Football-Italia, dia beserta istrinya terinfeksi virus Corona di awal November sehingga tidak memungkinkan untuk terbang ke Argentina.

Dieguito adalah anak Maradona yang lahir di kota Naples pada 20 September 1986. Dia sempat menimba ilmu sepakbola di akademi Napoli.

Perjalanan sepakbolanya tak mulus. Dia kemudian beralih ke sepakbola pantai dan membela Timnas Italia Beach Soccer pada 2008 sampai 2011.

[Gambas:Instagram]





Simak Video "Fans Berkumpul di Depan Rumah Mendiang Maradona"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/nds)