Southgate Suka Banget sama Mason Mount!

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Senin, 29 Mar 2021 13:27 WIB
TIRANA, ALBANIA - MARCH 28: Mason Mount of England scores their sides second goal during the FIFA World Cup 2022 Qatar qualifying match between Albania and England at the Qemal Stafa Stadium on March 28, 2021 in Tirana, Albania. Sporting stadiums around Europe remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors.  (Photo by Mattia Ozbot/Getty Images)
Mason Mount sulit ditepikan oleh pelatih Timnas Inggris Gareth Southgate (Getty Images/Mattia Ozbot)
Tirana -

Posisi Mason Mount di skuat Timnas Inggris sepertinya bakal aman. Sebab, pelatih Gareth Southgate begitu menyukainya.

Mount jadi salah satu pemain yang dipanggil Southgate untuk jeda internasional akhir bulan ini. Di tengah persaingan ketat sektor gelandang Timnas Inggris, Mount selalu dipilih oleh Southgate.

Pada laga kontra San Marino, Mount bermain 45 menit dan mencetak satu assist dalam pesta lima gol tanpa balas Inggris. Barulah Mount jadi starter saat Inggris melawat ke Albania, Minggu (28/3/2021) malam WIB.

Mount tampil 90 menit dan berandil mencetak gol kedua Inggris yang menang 2-0 di pertandingan itu. Dikutip Opta, Mount jadi pemain Chelsea pertama yang terlibat gol atau assist di tiga pertandingan beruntun bersama Timnas Inggris, setelah Frank Lampard. Sebelum ini, Mount bikin satu gol ke gawang Islandia di UEFA Nations League.

Sejak debut pada 2019, Mason Mount sudah membuat empat gol dan dua assist dari 15 penampilan. Agresivitas Mount sebagai gelandang serang betul-betul membantu Harry Kane di lini serang.

Di tempatkan sebagai pemain nomor 10 dalam formasi 4-2-3-1, Mount memang aktif betul di kotak penalti lawan. Hal ini bikin Southgate gembira dan ada kemungkinan Mount jadi starter lagi saat menjamu Polandia, Kamis (1/4/2021) dini hari WIB besok.

"Tentu saja (Mount bisa jadi starter lagi), kami juga melihat semua pemain yang tampil di laga pertama," ujar Southgate seperti dikutip Daily Mail.

"Saat dia datang ke timnas, dia tidak bermain di Liga Champions tengah pekan sebelumnya. Tapi, terlepas dari itu, kami ingin menang dan lolos ke Piala Dunia, sehingga saya tidak mungkin berpikir soal merotasi skuat," sambungnya.

"Dia adalah pemain yang bagus. Saya katakan ini sebelumnya, tapi saya rasa Thomas Tuchel pun juga akan setuju. Dia memang sempat tidak dianggap saat masih dilatih Frank Lampard."

"Dia pemain luar biasa, dia mampu menemukan ruang, mampu mengolah bola dengan sangat baik, membuat peluang dan juga gol. Saya rasa performanya malam ini sungguh luar biasa," tutup Gareth Southgate.

(mrp/cas)