Mino Raiola: Sepakbola Tidak Butuh FIFA!

Bayu Baskoro - Sepakbola
Rabu, 31 Mar 2021 06:00 WIB
MOSCOW, RUSSIA - JUNE 17:  Carmine Raiola looks on prior to the 2018 FIFA World Cup Russia group F match between Germany and Mexico at Luzhniki Stadium on June 17, 2018 in Moscow, Russia.  (Photo by Alexander Hassenstein/Getty Images)
Mino Raiola mengecam FIFA yang ingin mengubah regulasi agen dan pemain. (Foto: Alexander Hassenstein/Getty Images)
Jakarta -

Mino Raiola mengecam FIFA yang ingin mengubah regulasi agen para pemain. Dia menilai induk sepakbola dunia itu korup dan tak lagi dibutuhkan.

Komite Pemangku Kepentingan Sepakbola dan Dewan FIFA dilaporkan ingin menerapkan reformasi baru untuk agen dan pemain. Perubahan tersebut diklaim akan mengubah model bisnis sepakbola saat ini.

FIFA menilai perubahan tersebut perlu dilakukan guna melindungi integritas sepakbola. FIFA berencana membatasi komisi biaya transfer pemain kepada agen, serta memberlakukan skema lisensi untuk para agen dengan ujian yang dilakukan oleh badan sepakbola internasional tersebut.

Rencana tersebut rupanya mendapat tentangan dari para agen pemain. Salah satu yang bersuara vokal terhadap masalah tersebut ialah agen kondang asal Italia, Mino Raiola.

Dalam pandangan Raiola, perubahan kebijakan tersebut tidak akan membantu dan justru lebih merugikan para pemain. Agen dari pesepakbola top seperti Zlatan Ibrahimovic, Paul Pogba, hingga Erling Haaland itu bahkan menyebut FIFA sebagai organisasi korup dan sudah selayaknya dihilangkan.

"Saya pikir FIFA seharusnya sudah tidak ada lagi. Impian saya, dan semoga saya masih hidup untuk merasakannya, adalah melihat sistem sepakbola baru. Sistem dan industri yang lebih jujur, sebab yang ada saat ini adalah sistem lama," kata Raiola, dilansir dari Football Italia.

"Ketika anda memiliki skandal setiap tahunnya, itu bukan lagi kebetulan. Itu sudah menjadi pola, bagian dari DNA anda dan itulah organisasi anda seperti apa adanya. Jadi pertanyaan besar hari ini di tahun 2021 adalah: apa artinya memiliki FIFA?" dia menambahkan.

"Saya tak bisa menerima bahwa organisasi yang memiliki orang-orang di penjara mau mengatur hidup dan bisnis saya. Saya tidak akan menerimanya dan saya menolak mengakui mereka sebagai bos saya,".

"Saya tak terima kalau mereka mau mengatur segalanya dengan cara yang tak logis, tidak jujur, serta bertentangan dengan prinsip saya. Saya bakal memperjuangkan hak para pemain, sebab mereka hendak mengambil kekuatan pemain dan saya menolak itu. Saya tak akan pernah mau menerimanya," demikian kata Mino Raiola.



Simak Video "6 Stadion Pilihan FIFA untuk Piala Dunia U-20 di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/ran)