Kenapa Piala Eropa 2020 Tak Berubah Nama Jadi Euro 2021?

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Kamis, 10 Jun 2021 23:30 WIB
People walk past sign promoting the upcoming Euro 2020 soccer championship in Baku, Azerbaijan, Thursday, June 10, 2021. The Euro 2020 gets underway on Friday June 11 and is being played in 11 host cities across 11 countries. The event was delayed by one year after being postponed in 2020 due to the COVID-19 pandemic. (AP Photo/Darko Vojinovic)
Euro 2020 tak berubah nama meski dihelat di 2021. Ini alasannya (AP/Darko Vojinovic)
Jakarta -

Piala Eropa 2020 tidak berubah nama meski dihelatnya di tahun 2021. UEFA punya penjelasan untuk keputusannya ini.

Piala Eropa 2020 sejatinya dihelat 12 Juni hingga 12 Juli tahun lalu. Tapi, pandemi virus corona membuat turnamen itu tertunda setahun, seperti halnya juga ajang Copa America dan Piala Afrika.

Setelah menunggu setahun, Piala Eropa tinggal berjarak sehari lagi dari kickoff pada Jumat (11/6) malam WIB waktu setempat atau Sabtu (12/6) dini hari WIB. UEFA memang sempat galau terkait nama turnamen tersebut, apakah akan berubah jadi Euro 2021 atau tetap Euro 2020.

Banner Euro 2020

Pasalnya Copa America saja berubah nama menjadi Copa America 2021 karena dihelat tahun ini. Sementara itu, Piala Eropa 2020 seharusnya dijadikan ajang perayaan 60 tahun ajang empat tahunan ini.

Maka dari itu UEFA untuk tahun ini merayakannya dengan spesial, yakni ada 11 tuan rumah berbeda dengan Rumania dan Azerbaijan sebagai dua negara yang timnasnya tidak tampil di putaran final.

Menurut UEFA, nama Piala Eropa 2020 atau Euro 2020 tetap dipertahankan demi menjaga orisinalitas turnamen tersebut.

"Keputusan ini memungkinkan UEFA untuk mempertahankan visi dari turnamen yaitu untuk merayakan peringatan 60 tahun Piala Eropa (1960 - 2020)," ujar pernyataan resmi UEFA.

"Lebih jauh lagi, ini akan membantu seluruh pihak di sepakbola untuk mengingat perjuangan bersama menghadapi pandemi COVID-19. Tahun 2020 adalah masa-masa sulit yang harus dilalui Eropa dan dunia."

"Pilihan tersebut juga sejalan dengan komitmen UEFA untuk membuat UEFA EURO 2020 berkelanjutan dan tidak menghasilkan jumlah limbah tambahan. Banyak barang bermerek yang telah diproduksi sebelum ajang ini ditunda. Pergantian nama jelas mengharuskan kami melakukan produksi kembali."

Untuk laga pembuka tahun ini adalah Italia menghadapi Turki di Stadion Olimpico, Roma besok. Bagi para penikmat sepakbola di Tanah Air tak perlu kebingungan untuk menontonnya.

Sebab, seperti edisi sebelumnya, stasiun TV berbayar maupun non-berbayar lokal akan menayangkannya. Untuk edisi kali ini, RCTI dan MNC TV untuk tv terestrial, sementara non-terestrial bisa ditonton di MNC Vision Network seperti MNC Vision, K-Vision, dan MNC Play.

Untuk TV berbayar, fans bisa menonton full 51 pertandingan dari 11 negara tanpa iklan. Beda halnya di tv non-berbayar hanya mendapat jatah sekitar 35 pertandingan. Selain itu ada juga Mola TV yang menyiarkannya secara OTT (Over the Top) dan IP TV (Internet Protocol).

Bagi MNC, ini adalah cara mereka untuk ikut memeriahkan perayaan enam dekade Piala Eropa sekaligus memberikan hiburan untuk penggila bola di Indonesia di saat pandemi.

"Ini adalah cara kami untuk memberikan hiburan kepada para penikmat sepakbola di Tanah Air. Euro 2020 bisa jadi alternatif hiburan masyarakat di tengah pandemi virus corona," ujar Director of Non OTT Product Marketing Subscriber Management MNC Vision Networks, Aditya Widyansari, dalam jumpa pers virtual, Kamis (10/6/2021) sore WIB.

Simak rangkuman keseruan Euro 2020/2021 di sini.

(mrp/nds)