Memang Bukan Harinya Turki

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Sabtu, 12 Jun 2021 10:20 WIB
From left, Turkeys Kaan Ayhan, Burak Yilmaz and Merih Demiral react after Italys Lorenzo Insigne scored his sides third goal, during the Euro 2020, soccer championship group A match between Italy and Turkey, at the Rome Olympic stadium, Friday, June 11, 2021. (AP Photo/Alessandra Tarantino, Pool)
Timnas Turki tak bisa apa-apa di hadapan Italia pada laga pembuka Euro 2020 (AP/Alessandra Tarantino)
Roma -

Turki tak bisa apa-apa dan harus dibungkam Italia di laga perdana Piala Eropa 2020. Memang bukan harinya 'Tim Bulan Sabit dan Bintang'.

Turki digadang-gadang jadi kuda hitam di turnamen kali ini berbekal performa mantap di kualifikasi. Segrup dengan juara dunia Prancis, Turki bahkan saling mengalahkan.

Turki memang finis posisi kedua grup dengan 23 poin, tapi hanya kebobolan tiga gol sepanjang 10 pertandingan! Itulah yang jadi modal untuk tampil di putaran final.

Apalagi Turki diperkuat Burak Yilmaz dan Yusuz Yazici yang tampil gemilang saat membawa Lille juara Ligue 1. Menghadapi Italia di Stadio Olimpico, Sabtu (12/6/2021) dini hari WIB, pada laga pembuka Grup A, Turki coba membuat kejutan.

Alih-alih membuat kejutan untuk Italia, Turki malah ditekan habis sepanjang pertandingan dan tidak membuat attempts di babak pertama. Di babak kedua Turki malah kebobolan karena gol bunuh diri Merih Demiral di menit ke-53.

Turki yang bermain terbuka karena ingin mengejar ketertinggalan malah dihajar dua gol tambahan lagi oleh Ciro Immobile serta Lorenzo Insigne. Kalah 0-3, Turki bahkan cuma melepaskan tiga attempts tanpa ada yang mengarah ke gawang.

Pelatih Turki Senol Gunes mengakui kalau timnya memang tampil buruk. Performa bagus di kualifikasi seperti tidak ada bekasnya sama sekali.

"Ini bukan hari kami. Kami memulai dengan kehilangan bola dan tidak bisa menyerang sama sekali. Italia jauh lebih baik - kami kalah dari tim yang bermain lebih baik," ujar Gunes di situs resmi UEFA.

"Kami melawan salah satu tuan rumah dan kami sebenarnya ingin unjuk gigi di depan mereka. Mereka malah lebih superior. Mereka lebih banyak merebut bola daripada kami dan tidak ada yang terlepas. Mereka mampu memaksimalkan lapangan dengan baik; Italia lebih siap dari kami," sambungnya.

Turki masih punya kesempatan lolos andaikan bisa mengalahkan Wales pada 16 Juni. Ingin melihat berita Turki dan tim lain selama Piala Eropa 2020? Lihat di sini.

(mrp/pur)