Aksi Cristiano Ronaldo Singkirkan Coca-Cola Dikritik

Afif Farhan - Sepakbola
Kamis, 17 Jun 2021 13:00 WIB
BUDAPEST, HUNGARY - JUNE 15: Cristiano Ronaldo of Portugal celebrates after victory in the UEFA Euro 2020 Championship Group F match between Hungary and Portugal at Puskas Arena on June 15, 2021 in Budapest, Hungary. (Photo by Alex Pantling/Getty Images)
Aksi Cristiano Ronaldo Singkirkan Coca-Cola Dikritik (Getty Images/Alex Pantling)
Budapest -

Aksi Cristiano Ronaldo menyingkirkan botol minuman Coca-Cola pada jumpa pers Euro 2020 dikritik. Ronaldo dinilai tidak menghormati sponsor.

Momen itu terjadi di awal konferensi pers Timnas Portugal jelang pertandingan Euro 2020 pertamanya melawan Hungaria pada Senin (14/6/2021) waktu setempat kemarin. Saat itu, Cristiano Ronaldo mendampingi pelatih Fernando Santos untuk melakoni kewajiban menjawab pertanyaan para media.

Di depan meja, ada botol Coca-Cola yang terpajang. Ronaldo langsung menyingkirkannya dan mengganti dengan botol air mineral.

"Air," katanya singkat, kemudian menaruh botol air mineral di di depannya.

"Coca Cola, errr," ejeknya.




Diketahui, Cristiano Ronaldo memang memiliki gaya hidup sehat. Minuman bersoda dan makanan berlemak, jauh-jauh ditinggalkannya.

Hal serupa juga dilakukan Paul Pogba, ketika sesi jumpa pers kala Prancis mengalahkan Jerman 1-0 pada laga Euro 2020 pertamanya, Rabu (16/6/2021) dini hari WIB. Pogba menyingkirkan botol minuman beralkohol, Heineken.

Pogba dikenal sebagai seorang muslim yang taat. Tentu dalam ajarannya, minuman beralkohol dilarang.




Aksi kedua pemain tersebut menjadi sorotan oleh pakar ahli marketing. Carlos Canto, CEO dari SPSG (pakar konsultan marketing dari Spanyol), menyebut tindakan Ronaldo dan Pogba tidaklah tepat karena tidak menghormati pihak sponsor.

"Walau mereka mau menyampaikan pesan yang baik, tetapi ada kenyataan lain. Pesepakbola dipekerjakan oleh tim nasionalnya untuk mengikuti turnamen seperti ini dan dia harus menerima aturannya. Termasuk, menghormati pihak sponsor," paparnya kepada Marca.

"Mereka harus memenuhi komitmen sponsor," sambungnya.

Carlos Canto menambahkan, apa yang dilakukan Cristiano Ronaldo dan Paul Pogba bakal jadi cerita berbeda di Amerika Serikat. Di Negeri Paman Sam tersebut, atlet dituntut menghormati pihak sponsor.

"Jika hal seperti itu terjadi di NFL atau NBA, pemain akan dihukum. Mereka memiliki aturan disiplin yang sangat ketat, Anda tidak boleh melakukan hal seperti itu," tegas Canto.

"Jika saya dari pihak Coca-Cola, saya akan segera menelepon UEFA untuk mengatakan, 'Anda harus melindungi saya'," pungkasnya.

Coca-Cola dan Heineken merupakan sponsor resmi Euro 2020.

Simak rangkuman keseruan Euro 2020 di sini

(aff/raw)