Gary Neville Sebut Italia Belum Benar-benar Teruji di Euro 2020

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Sabtu, 19 Jun 2021 06:00 WIB
ROME, ITALY - JUNE 16: Manuel Locatelli (c) of Italy is congratulated on scoring the first goal by Jorginho, Lorenzo Insigne, Domenico Berardi and Giovanni Di Lorenzo during the UEFA Euro 2020 Championship Group A match between Italy and Switzerland at Olimpico Stadium on June 16, 2021 in Rome, Italy. (Photo by Mike Hewitt/Getty Images)
Italia dianggap belum benar-benar teruji di Euro 2020. (Foto: Getty Images/Mike Hewitt)
Jakarta -

Italia tampil meyakinkan dan sudah memastikan lolos ke babak 16 besar Euro 2020. Tapi Gary Neville khawatir tentang satu hal soal Gli Azzurri.

Italia menang telak 3-0 di masing-masing dua laga pertama Grup A Piala Eropa 2020. Setelah menghajar Turki, tim besutan Roberto Mancini itu gantian membungkam Swiss di partai kedua.

Kemenangan itu menjadikan Italia tim pertama yang menjejak fase gugur. Selain itu, Ciro Immobile dkk juga memperpanjang laju tak terkalahkan menjadi 29 pertandingan beruntun.

Namun mantan bek tim nasional Inggris Gary Neville menilai Italia perlu khawatir dengan satu hal. Menurutnya, dua lawan yang sudah dihadapi sejauh ini tak bisa dibilang lawan tangguh dan benar-benar menguji kekuatan mereka.

Dalam rangkaian 29 laga tak terkalahkan yang dicatatkan Italia pun lawan-lawan top yang dihadapi praktis hanya Portugal dan Belanda di ajang UEFA Nations League. Italia imbang 0-0 dengan Portugal pada November 2018, lalu menang 1-0 atas Belanda dan imbang 1-1 di partai kedua.

Kekalahan terakhir yang ditelan Italia sendiri ditelan dari Portugal pada September 2018, juga di ajang UEFA Nations League. Italia selanjutnya akan menghadapi Wales di laga terakhir fase grup, Minggu (20/6/2021) malam WIB.

"Problem terbesar buat Italia bisa jadi adalah mereka tak akan benar-benar diuji. Maksud saya, laga melawan Wales itu, Anda bisa beranggapan bahwa mereka akan memainkan tim yang lebih lemah karena sudah lolos," ujar Gary Neville kepada ITV dilansir Metro.

"Tapi mungkin saja mereka benar-benar ingin memainkan tim terbaik, sebab dua laga sejauh ini belum benar-benar menguji mereka. Lihat saja ke Swiss, mereka tidak bisa keluar. Jalan keluar dari kotak penalti, bolanya lalu kembali. Memalukan," imbuhnya.



Simak Video "Kerumunan Suporter Inggris Jelang Final Euro 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/mrp)