Alvaro Morata Butuh Dipeluk

Afif Farhan - Sepakbola
Jumat, 25 Jun 2021 16:20 WIB
Spains Alvaro Morata gestures during the Euro 2020 soccer championship group E match between Spain and Sweden at La Cartuja stadium in Seville, Monday, June 14, 2021. (AP Photo/Pierre Philippe Marcou, Pool)
Alvaro Morata Butuh Dipeluk (AP)
Sevilla -

Alvaro Morata belum cukup tajam buat Spanyol di ajang Euro 2020. Gary Neville sampai nyeletuk, Morata sepertinya butuh dipeluk.

Spanyol lolos ke babak 16 besar Euro 2020, setelah menempati peringkat kedua Grup E. Tim Matador mengoleksi lima poin, minus dua poin dari Swedia di posisi pertama.

Spanyol selanjutnya bakal menghadapi Kroasia pada Senin (28/6) di Stadion Parken, Denmark pada pukul 23.00 WIB. Spanyol tampaknya, belum cukup meyakinkan buat jadi calon favorit juara Euro 2020.

Salah satu alasannya adalah tumpulnya lini depan Spanyol. Alvaro Morata yang punya tanggung jawab sebagai lumbung gol, masih sedikit jumlah golnya.

Di tiga penampilan awal pada Euro 2020 alias di fase grup, Morata cuma bisa bikin satu gol. Padahal sebenarnya, Morata cukup agresif.

Di laga melawan Swedia, pemain berusia 28 tahun itu gagal menuntaskan momen satu lawan satu dengan kiper lawan.

Kemudian saat melawan Slovakia, di laga terakhir Grup E Euro 2020, saat Spanyol menang 5-0, Alvaro Morata juga gagal bikin gol. Kesempatan penalti tak mampu dimaksimalkannya.

Padahal, Morata tercatat mampu melepas total enam tembakan ke gawang lawan sejauh ini. Tapi ya itu tadi, cuma sebiji yang berujung gol.

SEVILLE, SPAIN - JUNE 23: Alvaro Morata of Spain takes a penalty which is saved by Martin Dubravka of Slovakia during the UEFA Euro 2020 Championship Group E match between Slovakia and Spain at Estadio La Cartuja on June 23, 2021 in Seville, Spain. (Photo by Julio Munoz - Pool/Getty Images)Momen Morata gagal mengeksekusi penalti (Getty Images/Julio Munoz - Pool)

Pundit sepakbola sekaligus eks pemain MU, Gary Neville memberikan komentarnya kepada Alvaro Morata. Dirinya menilai, Morata harus berani menghadapi kritik dan terus fokus ke permainan.

"Morata bukan Diego Costa, Lewandowski, Kane atau pemain dengan karakter yang bermental baja. Dia tidak seperti itu, dia sangat berbeda," ujar Neville seperti dilansir dari Mirror.

"Morata terlihat ketakutan saat mendapat peluang. Entah, mungkin kritik dari pers dan penonton mempengaruhinya," lanjutnya.

"Dia tampak 'rentan' dan selalu butuh pelukan," cibir Neville.

Mampukah Alvaro Morata membuka deras keran golnya buat Spanyol di lanjutan Piala Eropa tahun ini?

Simak informasi dan berita menarik lainnya di Euro 2020/2021 pada link berikut ini.

(aff/cas)