Belajarlah dari Unai Simon...

ADVERTISEMENT

Belajarlah dari Unai Simon...

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Selasa, 29 Jun 2021 08:15 WIB
Kopenhagen -

Unai Simon nyaris jadi pesakitan saat Spanyol menghadapi Kroasia. Simon lantas bangkit dan berperan besar membawa La Furia Roja ke 16 besar Euro 2020.

Simon yang cuma kebobolan satu gol selama fase grup diandalkan lagi di babak 16 besar, Senin (23/6/2021) malan WIB. Spanyol menghadapi kuda hitam Kroasia.

Ini jadi pertemuan ketiga beruntun kedua tim di ajang Piala Eropa, setelah saling mengalahkan pada 2012 dan 2016. Spanyol yang lebih difavoritkan menang mendapat mimpi buruk di menit ke-20.

Dalam tekanan lawan, Pedri memilih mengoper balik bola ke Unai Simon dengan niatan agar bisa membangun serangan. Tanpa diduga, Simon lengah dan gagal menguasai backpass dengan baik.

Spain's goalkeeper Unai Simon walks towards the net after conceding an own goal during the Euro 2020 soccer championship round of 16 match between Croatia and Spain, at Parken stadium in Copenhagen, Denmark, Monday, June 28, 2021. (Wolfgang Rattay, Pool via AP)Unai Simon usai melakukan blunder Foto: AP/Wolfgang Rattay

Alhasil, bola bergulir pelan ke gawang dan Simon pasrah saja melihatnya. Spanyol tertinggal 0-1 dan sempat kesulitan membongkar pertahanan Kroasia.

Pablo Sarabia menyamakan skor sebelum ditambah Cesar Azpilicueta dan Ferran Torres. Kroasia menyamakan skor 2-2 di lima menit akhir waktu normal.

Laga yang dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu 2x15 menit dimenangi Spanyol dengan skor 5-3 lewat gol-gol Alvaro Morata serta Mikel Oryazabal.

Spanyol lolos dan Simon bisa tenang karena blundernya tak berefek negatif untuk tim. Apalagi Simon sebenarnya langsung membayar lewat sejumlah penyelamatan gemilang ketika beberapa kali pemain Kroasia nyaris bikin gol.

Unai Simon total bikin empat penyelamatan, termasuk dua kali membendung peluang lawan dari jarak dekat. Performa ini bikin pelatih Luis Enrique senang.

"Unai memberikan pelajaran kepada semua anak-anak. Salah dalam sepakbola biasa dan reaksinya itu lo, penyelamatan gemilang, adalah alasan mengapa kami begitu mempercayainya. Saya sudah melalui banyak laga berat sebagai pemain serta pelatih, tapi ini jelas menguras segalanya," ujar Enrique di situs resmi UEFA.

(mrp/yna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT