Inggris Tak Mau Terluka Lagi seperti di Piala Dunia 2018

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Selasa, 06 Jul 2021 12:45 WIB
ROME, ITALY - JULY 03: Harry Maguire of England celebrates with John Stones and Raheem Sterling after scoring their sides second goal during the UEFA Euro 2020 Championship Quarter-final match between Ukraine and England at Olimpico Stadium on July 03, 2021 in Rome, Italy. (Photo by Alessandra Tarantino - Pool/Getty Images)
Inggris akan menghadapi Denmark di semifinal Euro 2020 (Foto: Getty Images/Alessandra Tarantino - Pool)
Jakarta -

Harry Maguire menyebut kekalahan di semifinal Piala Dunia 2018 jadi motivasi buat Inggris. The Three Lions mau hasil yang berbeda di semifinal Euro 2020.

Inggris menembus semifinal Euro 2020 usai mengalahkan Ukraina di perempatfinal. Itu berarti Inggris lolos ke semifinal dalam dua turnamen besar terakhir.

Sebelumnya, mereka juga masuk ke semifinal Piala Dunia 2018. Namun, Harry Kane dkk harus mengubur mimpi untuk ke final setelah dikalahkan Kroasia dengan skor 1-2 lewat babak perpanjangan waktu.

Kini Inggris akan menghadapi Denmark di semifinal Euro 2020 di Stadion Wembley, Kamis (8/7/2021) dini hari WIB. Harry Maguire menyebut luka di Piala Dunia 2018 membakar motivasi Inggris.

MOSCOW, RUSSIA - JULY 11:  England player react after Croatia' second goal during the 2018 FIFA World Cup Russia Semi Final match between England and Croatia at Luzhniki Stadium on July 11, 2018 in Moscow, Russia.  (Photo by Alexander Hassenstein/Getty Images)Inggris dikalahkan Kroasia di semifinal Piala Dunia 2018 (Foto: Getty Images/Alexander Hassenstein)

"Motivasinya ada. Ini semifinal Piala Eropa. Kalah di semifinal Piala Dunia sangat menyakitkan," ujar Maguire seperti dilansir Sky Sports.

"Jadi kami harus memastikan di hari Rabu kami dapat perasaan yang positif, bukan yang kami rasakan saat melawan Kroasia."

Harry Maguire menilai Inggris kali ini sudah lebih berpengalaman jika dibandingkan dengan saat dikalahkan Kroasia di semifinal Piala Dunia 2018.

"Saya kira kami di posisi yang jauh lebih baik. Pengalaman itu, kami sudah belajar dari sana dan juga pengalaman dari pertandingan-pertandingan yang dijalani, contohnya di Nations League," ucap Maguire.

"Kami sudah memainkan banyak pertandingan besar dalam periode itu untuk mengasah diri dan menghabiskan banyak waktu bersama di tempat latihan, laga persahabatan, kualifikasi. Kami merasakan peningkatan di setiap laga yang kami mainkan."

"Di turnamen ini, dari laga pertama sampai Ukraina, ada banyak perbedaan prinsip yang saling kami tuntut. Tentu saja sekarang kami di posisi yang lebih baik, tapi jalan masih panjang," kata bek Manchester United itu.

Inggris mencapai semifinal Euro 2020 dengan sebuah catatan impresif. Tim arahan Gareth Southgate itu sama sekali belum kebobolan dalam lima laga yang sudah dimainkan.

Simak rangkuman keseruan Euro 2020/2021 di sini.

(nds/aff)