ADVERTISEMENT

Final Euro 2020: Tekad Southgate Wujudkan 'Football Is Coming Home'

Yanu Arifin - Sepakbola
Minggu, 11 Jul 2021 11:43 WIB
LONDON, ENGLAND - JULY 07: Gareth Southgate, Head Coach of England celebrates their sides victory after the UEFA Euro 2020 Championship Semi-final match between England and Denmark at Wembley Stadium on July 07, 2021 in London, England. (Photo by Frank Augstein - Pool/Getty Images)
Manajer Timnas Inggris, Gareth Southgate. (Foto: Frank Augstein - Pool/Getty Images).
London -

Football Is Coming Home menggema sepanjang Euro 2020. Inggris diharapkan memulangkan trofi penting ke negaranya, dan itu yang diincar manajer Gareth Southgate.

Inggris menjadi salah satu kandidat juara sejak Euro 2020 dimulai. Menjadi tuan rumah dan dihuni generasi emas yang baru, membuat The Three Lions diharapkan mengangkat trofi.

Publik Inggris sendiri memang sudah lama menantikan trofi penting kembali ke pulang. Terakhir, Piala Dunia 1966 yang bisa dimenangkan Inggris, atau hampir 6 dekade lalu.

Kini, Inggris makin membuncahkan harapan publiknya. Tampil gemilang sejak awal Euro 2020, Harry Kane dkk bisa melaju sampai final, sehingga mau tak mau harus menjadi juara jika tak ingin mengecewakan masyarakatnya.

Inggris bisa melewati fase pertama dengan menjadi juara Grup D, lalu menyingkirkan Jerman di babak 16 besar, Ukraina di perempatfinal, kemudian Denmark di semifinal.

Di Final Euro 2020, Inggris ditunggu Italia, yang juga tampil apik sepanjang turnamen. Laga akan digelar di Stadion Wembley, London, Senin (12/7/2021) dini hari WIB.

Southgate, di konferensi pers jelang final, menegaskan Inggris akan berusaha mati-matian menjuarai Euro 2020. Football is coming home akan coba ia wujudkan.

"Kami berada di final dan kami di sini untuk menang," kata Southgate, seperti dilansir Sky Sports.

"Semuanya penting, bagaimana kami mewakili orang-orang dan kami senang warisan itu ada di sana. Tetapi sekarang, kami ingin pergi dan membawa pulang trofi untuk semua orang," tegas Southgate.

Italia sendiri terakhir kali menjadi juara Euro pada 1968, dua tahun setelah Inggris juara Piala Dunia. So, siapakah yang akan kembali mengangkat piala dini hari nanti?

(yna/raw)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT