Mbappe Tolak Tawaran Kenaikan Gaji PSG: Rp 760,3 M Setahun

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Kamis, 02 Sep 2021 14:00 WIB
PSGs Kylian Mbappe celebrates after scoring his sides second goal during a French League One soccer match between Brest and PSG at the Francis-Le Ble stadium in Brest, France, Friday, Aug. 20, 2021. (AP Photo/Daniel Cole)
Kylian Mbappe menolak tawaran gaji Foto: AP/Daniel Cole
Paris -

Kylian Mbappe menampik tawaran baru dari Paris St. Germain untuk memperpanjang kontraknya. Salah satunya, tawaran kenaikan gaji bernilai fantastis.

Bintang sepakbola Prancis itu sedang menjalani bulan-bulan terakhirnya di PSG karena kontraknya akan habis pada musim panas tahun depan. Mbappe santer dikabarkan ingin hengkang ke Real Madrid, bahkan dikabarkan akan meneken prakontrak dengan raksasa Spanyol itu di Januari 2022.

PSG sendiri masih terus mengharapkan agar pemenang Piala Dunia 2018 itu mau bertahan. Les Parisiens sudah menolak tiga tawaran Madrid untuk Mbappe di mana yang terakhir nilainya mencapai Rp 3,9 triliun! Selain itu, PSG telah mengajukan berbagai tawaran yang menggiurkan meski sejauh ini Mbappe bergeming.

Sebuah media Paris, Le Parisien, melaporkan bahwa Kylian Mbappe belum lama ini menolak tawaran lain dari PSG. Padahal tawaran tersebut akan membuat Mbappe menjadi pemain berbayaran tertinggi di skuad, melebihi Neymar dan Lionel Messi yang berada di kisaran 35 juta euro per tahun (Rp 591,3 miliar).

Dalam proposal terakhir PSG, Mbappe ditawari gaji bersih sebesar 45 juta euro per tahun (Rp 760,3 miliar). Sebelum pajak, gaji Mbappe akan mencapai 135 juta euro per tahun (Rp 2,28 triliun) dengan memperhitungkan pajak penghasilan, pembayaran jaminan sosial, ditambah bonus besar karena mau memperpanjang kontraknya.

Namun, toh Mbappe tidak tertarik. Demikian dilansir AS.

Itu berarti, PSG kini berpacu dengan waktu untuk mengubah pemikiran Kylian Mbappe. Jika situasi ini tidak berubah hingga akhir tahun ini, maka penyerang berusia 22 tahun itu akan bebas melakukan negosiasi dengan klub manapun per 1 Januari 2022.

"Saya kira kami memiliki tim yang paling kompetitif. Sekarang tidak ada pilihan bagi Kylian selain bertahan di sini di Paris. Saya pikir semua orang tahu masa depan Kylian, orang-orang dari Paris dan para pemain. Dia menginginkan sebuah tim yang kompetitif dan saya pikir kami memiliki tim yang paling kompetitif di dunia. Jadi tidak ada alasan lagi bagi dia sekarang. Dia tidak bisa melakukan hal lainnya kecuali bertahan," lugas Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi sebulan lalu.



Simak Video "Mbappe Gagal Eksekusi Penalti, Prancis Kalah dari Swiss"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/krs)