Italia Tak Boleh Terjebak Memori Indah Juara Piala Eropa

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Minggu, 05 Sep 2021 08:05 WIB
BASEL, SWITZERLAND - SEPTEMBER 04: Head coach Italy Roberto Mancini looks on during a training session at St Jacob Park on September 04, 2021 in Basel, Switzerland. (Photo by Claudio Villa/Getty Images)
Roberto Mancini ingin Italia move on dari sukses di Piala Eropa 2020. (Foto: Getty Images/Claudio Villa)
Jakarta -

Italia diminta tak terjerat memori indah saat menjuarai Piala Eropa 2020. Roberto Mancini kecewa usai diimbangi Bulgaria dan ingin hasil berbeda kontra Swiss.

Italia ditahan imbang Bulgaria 1-1 di Artemio Franchi, Jumat (3/9/2021) lalu, pada lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2022. Gol Federico Chiesa dibalas oleh Atanas Iliev, dengan Gli Azzurri gagal memaksimalkan dominasi.

Itu merupakan laga pertama Italia selepas menjuarai Piala Eropa 2020 pada bulan Juli lalu. Meski Italia melanjutkan tren tak terkalahkan menjadi 35 pertandingan beruntun, hasil tersebut bikin pelatih Roberto Mancini cukup kecewa.

Mancini mengharapkan hasil berbeda kala Italia menghadapi Swiss di St Jakob-Park, Basel, Senin (6/9/2021) dini hari WIB.

"Kami tahu bahwa kami harus menang, karena kami membuang poin pada Kamis kemarin. Kami punya yang dibutuhkan untuk meraih itu dan kalau kami bermain seperti yang kami tahu, maka besok kami bisa menang," ungkapnya dikutip Football Italia.

"Memang akan sulit, karena setiap laga melawan Swiss itu sulit. Anda tak bisa terjebak memori-memori di sepakbola."

"Bulan Juli kemarin itu kami menikmati malam yang indah, tapi kami tak bisa terus memikirkannya. Semua orang akan diingat untuk itu, tapi masa depan itu berbeda dan kami harus berjuang untuk juara lagi," imbuh Roberto Mancini.

Italia masih memimpin Grup C dengan 10 poin, hasil dari tiga kemenangan beruntun dan imbang melawan Bulgaria lalu. Swiss di posisi kedua dengan enam poin dari dua laga.



Simak Video "Ratusan Imigran Diselamatkan Penjaga Pantai Italia"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/nds)