Klopp Sebut Piala Dunia 2 Tahun Sekali Cuma Demi Uang!

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Sabtu, 11 Sep 2021 07:30 WIB
NORWICH, ENGLAND - AUGUST 14: Jurgen Klopp, Manager of Liverpool acknowledges the fans following victory in the Premier League match between Norwich City and Liverpool at Carrow Road on August 14, 2021 in Norwich, England. (Photo by Shaun Botterill/Getty Images)
Juergen Klopp menyebut Piala Dunia dua tahun sekali cuma demi uang (Getty Images/Shaun Botterill)
Liverpool -

Juergen Klopp sama sekali tidak tertarik dengan ide Piala Dunia digelar dua tahun sekali. Hal itu membuktikan FIFA memang mata duitan.

Gagasan menggelar Piala Dunia tiap dua tahun dilontarkan oleh mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger. Wenger mengungkapkan ide tersebut dengan kapasitasnya sebagai Kepala Pengembangan Sepakbola Global FIFA.

Wenger beralasan ingin menyajikan tontonan yang bermutu. Selain itu, pria asal Prancis itu juga menilai para pemain akan menjalani kompetisi yang lebih simpel karena kualifikasi tak perlu melewati proses panjang.

Dengan Piala Dunia dihelat empat tahun sekali, bakal ada empat periode kualifikasi sedari September hingga November serta Maret. Ini tentu bakal merugikan klub mengingat tenaga pemain sudah terkuras di kompetisi.

Sementara jika Piala Dunia dua tahun sekali maka periode kualifikasi bisa dipangkas menjadi dua. Namun, ide Wenger tersebut sepertinya akan sulit terwujud karena resistensinya begitu kencang.

Manajer Inggris Gareth Southgate menyebut Piala Dunia dua tahun sekali akan mengurangi daya tariknya, sementara Presiden UEFA Aleksander Ceferin menyebut turnamen itu akan turun gengsinya jika terlalu sering dihelat.

Berbeda dengan dua koleganya tersebut, Klopp selaku manajer Liverpool menyebut ide tersebut konyol dan hanya memikirkan uang. Sebab FIFA tidak peduli dengan kesehatan fisik serta mental para pemain.

Dengan jadwal kompetisi yang padat, para pemain sudah seharusnya mendapat waktu istirahat lebih banyak.

"Tidak ada olahraga lain di dunia dengan kalender melelahkan seperti ini, bahkan olahraga fisik pun tidak," ujar Juergen Klopp seperti dikutip France 24.

"Ada olahraga yang lebih menuntut fisik seperti atletik dan maraton, tapi mereka tidak berlari 20,30,atau 40 kali per tahunnya," sambungnya.

"Kita semua tahu kenapa ini bisa terjadi. Meski orang bilang ini demi memberikan kesempatan untuk banyak negara, pada akhirnya semua demi uang. Ya, selalu seperti itu."

(mrp/ran)