Guardiola Setuju sama Ide Wenger soal Piala Dunia Setiap 2 Tahun

Randy Prasatya - Sepakbola
Sabtu, 11 Sep 2021 11:30 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - DECEMBER 18:  Arsene Wenger, Manager of Arsenal (L) and Josep Guardiola, Manager of Manchester City (R) shake hands prior to kick off during the Premier League match between Manchester City and Arsenal at the Etihad Stadium on December 18, 2016 in Manchester, England.  (Photo by Michael Regan/Getty Images)
Pep Guardiola ingin mendengar segala sudut pandang dari ide Piala Dunia Dua tahunan. (Foto: Michael Regan/Getty Images)
Jakarta -

Kepala pengembangan global FIFA, Arsene Wenger, telah mengajukan proposal untuk Piala Dunia digelar setiap dua tahun. Pep Guardiola menyambut baik ide tersebut.

Eks manajer Arsenal itu sudah menyampaikan idenya ke publik sejak masih menjadi pelatih. Ide Wenger untuk meminta Piala Dunia digelar dua tahunan ini memicu pro dan kontrak mulai dari pihak UEFA yang bakal melakukan boikot jika disetujui.

Manajer Manchester City, Guardiola, tidak berpikir proposisi harus ditolak mentah-mentah. Dia ingin lebih dulu mendengarkan argumen terkait semua sudut pandang ide Piala Dunia dua tahunan.

"Saya selalu senang ketika ide-ide baru diajukan untuk didiskusikan. Anda tidak perlu mengkriminalisasi ide," kata Guardiola seperti dikutip dari Independent.

"Klub dan liga mempertahankan posisi mereka, FIFA mempertahankan posisi mereka dan UEFA mempertahankan posisi mereka. Itulah mengapa ketika kita berbicara tentang ide sepakbola global, sangat konyol karena semua orang hanya menjaga diri mereka sendiri," sambungnya.

"Piala Dunia luar biasa. Ini adalah turnamen terbesar dan, sebagai penonton, saya selalu menikmati menontonnya. Jika saya bisa menontonnya setiap dua tahun, itu bagus."

"Saya sepenuhnya setuju dengan Arsene Wenger bahwa jika bukan Piala Dunia maka itu akan menjadi kompetisi lain - Piala Konfederasi atau membuat turnamen baru. Apa yang saya lihat telah diusulkan Wenger adalah turnamen dengan kualitas terbesar."

"Saya senang bahwa dia seorang yang telah melakukan hal-hal luar biasa di dunia sepakbola - bukan hanya Premier League - telah menempatkan situasi di atas meja. Kami akan berbicara tentang hal-hal baik dan hal-hal buruk yang terkait itu," Guardiola menegaskan.

Andai Piala Dunia dua tahunan disetujui, para pemain bakal makin kekurangan waktu istirahat. Hal tersebut tentu bisa bertolak belakang dengan keluhan Guardiola terkait padatnya jadwal di sepakbola Inggris.

"Satu-satunya kenyataan adalah bahwa para pemain top hanya memiliki waktu istirahat dua minggu, bukan tiga bulan untuk regenerasi fisik dan mental. Ini hanya dua atau tiga minggu libur," Guardiola mengungkapkan.

(ran/mrp)