Andai Mbappe Bisa, Maunya sih Rehat Dulu dari Timnas Prancis

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Selasa, 05 Okt 2021 18:34 WIB
BUCHAREST, ROMANIA - JUNE 28: Kylian Mbappe of France reacts after having their sides decisive penalty saved by Yann Sommer of Switzerland (not pictured) in the penalty shoot out after the UEFA Euro 2020 Championship Round of 16 match between France and Switzerland at National Arena on June 28, 2021 in Bucharest, Romania. (Photo by Justin Setterfield/Getty Images)
Kylian Mbappe ingin rehat sementara dari Timnas Prancis (Getty Images/Justin Setterfield)
Paris -

Kylian Mbappe tidak senang dijadikan kambing hitam kegagalan Timnas Prancis di Euro 2020. Dia pun berpikir untuk rehat sementara dari Les Bleus.

Sejak kemunculannya pada 2016 bersama AS Monaco, Mbappe memang langsung jadi andalan Prancis. Dia sudah mengoleksi 17 gol dari 49 penampilan bersama Prancis.

Ini termasuk sembilan gol yang dibuat Mbappe dari 18 laga sepanjang 2018, yang merupakan periode terbaiknya. Sayangnya setelah itu, performa Mbappe bersama Prancis relatif menurun.

Dia cuma bikin tujuh gol dalam tiga tahun terakhir. Bahkan sepanjang tahun ini, Mbappe hanya sekali menjebol gawang lawan bersama Prancis dari 10 penampilan.

Ini termasuk kegagalannya membawa Prancis melaju jauh di Euro 2020, karena disingkirkan Swiss lewat adu penalti di babak 16 besar. Mbappe jadi salah satu eksekutor yang tidak bisa mencetak gol.

Deretan penampilan buruk ini membuat Mbappe dikritik habis karena dianggap tidak bisa memenuhi ekspektasi publik. Mbappe dinilai tampil setengah hati saat membela Prancis, tidak seperti saat di PSG.

Kritik itu pula yang membuat Mbappe lelah hati dan mulai berpikir untuk "pensiun" sementara dari timnas Prancis. Mbappe ingin fokus dulu membela PSG dan mengembalikan lagi performa terbaiknya, sebelum siap berseragam tim Ayam Jantan.

"Saya selalu mengutamakan timnas Prancis di atas segalanya dan saya akan selalu begitu," tutur Mbappe kepada L'Equipe.

"Saya tidak pernah menerima uang sepeser pun ketika membela Timnas Prancis dan saya akan bermain dengan cuma-cuma untuk negara saya. Meski demikian, saya tidak pernah mau jadi masalah untuk tim," sambungnya.

"Tapi ketika saya merasa mulai jadi masalah untuk tim dan orang-orang berpikir seperti itu. Yang penting adalah timnas Prancis dan jika mereka bahagia tanpa saya, maka ya silakan saja."

Kylian Mbappe punya pembuktian di jeda internasional ini saat Prancis menghadapi Belgia di semifinal UEFA Nations League. Bisakah Mbappe membawa Prancis berjaya?

(mrp/nds)