Pemain Bola yang Tendang Kepala Wasit Juga Pernah Gebukin Suporter

Kris Fathoni W - Sepakbola
Kamis, 07 Okt 2021 16:34 WIB
Ilustrasi Bola
Foto: Unsplash/Omar Ram
Jakarta -

Pesepakbola William Ribeiro baru-baru ini bikin heboh karena tendangannya ke kepala wasit. Ia rupanya juga pernah mengasari suporter klubnya sendiri.

Melansir RT.com, hal itu berdasarkan laporan dari media lokal UOL yang melakukan investigasi jurnalistik lebih jauh mengenai Ribeiro usai tindakannya yang bikin heboh sepakbola Brasil.

Menurut laporan tersebut, diklaim bahwa si pesepakbola juga beberapa kali pernah berurusan dengan polisi dalam kariernya membela tak kurang dari 15 klub.

Disebutkan bahwa William Ribeiro awalnya direkrut oleh Internacional, salah satu klub top di Porto Alegre, sampai akhirnya kini membela Sao Pauolo-RS.

Laporan itu menyebut bahwa William Ribeiro sudah memiliki tiga catatan tindak kekerasan termasuk kekerasan fisik, membuat ancaman, dan menyulut keributan, yang melibatkan kepolisian pada 2009, 2015, dan 2021 -- pada bulan lalu.

Dalam kasus sebelumnya, pesepakbola 30 tahun itu dilaporkan menyerang secara fisik salah seorang suporter dari timnya sendiri. Kabarnya, Ribeiro saat itu kesal dengan nada bicara si suporter ketika menyuarakan rasa frustrasi soal pelatih klub.

Namun, UOL menambahkan bahwa saat itu Ribeiro tidak memiliki kuasa hukum yang bisa mereka ajak bicara mengenai rekam jejak tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, William Ribeiro baru-baru ini melakukan tindak kekerasan kepada wasit Rodrigo Crivellaro dalam laga Sao Paulo-RS lawan Guarani di Estadio Edmundo Feix.

Usai dapat kartu kuning dari si pengadil lapangan, Ribeiro menjatuhkan dan kemudian menendang kepala wasit Crivellaro. Akibat hal itu, sang wasit langsung dibawa ke Rumah Sakit dan sempat menjalani perawatan, sedangkan William Ribeiro langsung diringkus oleh polisi.

Tindakan William Ribeiro langsung dapat kecaman luas, termasuk dari klubnya sendiri yang langsung mengakhiri kontrak si pesepakbola. Ribeiro kabarnya terancam pidana berat, walaupun kini sudah bebas dengan jaminan. Pihak kepolisian akan membahas langkah hukum berikutnya dalam 10 hari ke depan.

Lihat juga video 'PSG dan Istanbul Basaksehir Mogok Main Gegara Wasit Rasis':

[Gambas:Video 20detik]



(krs/rin)