PSG: Madrid Sudah Ganggu Mbappe 2 Tahun, Harus Dihukum!

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Minggu, 10 Okt 2021 05:05 WIB
Frances Kylian Mbappe attends a training session ahead of Sundays final of the UEFA Nations League between Spain and France, at the San Siro stadium in Milan, Italy, Saturday, Oct. 9, 2021. (AP Photo/Luca Bruno)
Kylian Mbappe didekati ilegal oleh Real Madrid, PSG ngamuk (AP/Luca Bruno)
Paris -

Paris Saint-Germain mengakui Real Madrid sudah mendekati Kylian Mbappe secara ilegal dalam dua tahun ini. Maka itu Los Blancos harus dihukum.

Bukan rahasia lagi jika Madrid memang sudah lama meminati Mbappe. Madrid makin ngotot memboyong Mbappe setelah penyerang muda Prancis makin tajam bersama PSG.

Dalam dua tahun terakhir, Mbappe memang mencetak lebih dari 100 gol dan memberikan sederet gelar untuk PSG. Ditambah kontrak Mbappe yang habis tahun depan, Madrid akhirnya berani memberikan tawaran kepada PSG musim panas lalu.

Sayangnya, tiga kali tawaran Madrid ditolak PSG termasuk dengan nominai 220 juta euro. Mbappe mengaku kecewa atas penolakan itu karena sudah lama mengimpikan bermain di Madrid.

Madrid pun terus memanas-manasi isu seputar Mbappe, tak cuma dari presiden, tapi juga sampai ke level pelatih Carlo Ancelotti dan pemain. Karim Benzema ditugasi jadi "agen rahasia" untuk merayu Mbappe mengingat keduanya bernain untuk timnas Prancis.

Hal ini lantas bikin kubu PSG kesal bukan main. Bahkan mereka berani mengklaim Madrid sudah melakukan pendekatan secara ilegal sejak dua tahun lalu.

Ditambah Madrid kini sudah terang-terangan di media, maka PSG meminta klub Spanyol itu harus diberi hukuman setimpal karena mengganggu fokus tim terkait isu transfer Kylian Mbappe.

"Madrid memang membantah mendekati Mbappe, tapi saya rasa Real Madrid sudah lama mengincar Mbappe secara gratis. Mereka sudah terang-terangan membicarakan Mbappe selama dua tahun ini. Mereka harus dihukum," ujar Direktur PSG, Leonardo, kepada RMC Sport.

"Saya lihat Real Madrid sama sekali tidak menghormati Mbappe. Dia bukan pemain biasa-biasa saja, dia adalah salah satu pemain terbaik dunia. Dari mulai manajer, petinggi, hingga pemain Real membicarakan Kylian... Saya rasa ini adalah rencana mereka. Ini pelecehan namanya," sambungnya.

(mrp/adp)