Pochettino: PSG Sedang Rayu Mbappe Bertahan

Randy Prasatya - Sepakbola
Kamis, 14 Okt 2021 10:00 WIB
PARIS, FRANCE - SEPTEMBER 28: Kylian Mbappe of Paris Saint-Germain warms up prior to the UEFA Champions League group A match between Paris Saint-Germain and Manchester City at Parc des Princes on September 28, 2021 in Paris, France. (Photo by Shaun Botterill/Getty Images)
PSG terus berusaha mempertahankan Kylian Mbappe. (Foto: Getty Images/Shaun Botterill)
Jakarta -

Kylian Mbappe sudah berulang kali menyatakan ingin pergi, namun Paris Saint-Germain bakal berusaha membujuk untuk bertahan.

Kontrak Mbappe bersama PSG habis pada akhir Juni 2022. Pemain berusia 22 tahun itu sudah mengungkapkan secara terbuka ingin pergi, namun PSG tidak memberi jalan.

Real Madrid adalah tujuan Mbappe. Raksasa asal Spanyol itu juga sudah mengajukan tawaran jelang akhir bursa transfer musim panas 2021 sebesar senilai 220 juta euro, namun ditolak oleh PSG.

Mbappe bisa pergi dari PSG dengan cuma-cuma dan mulai melakukan negosiasi dengan Real Madrid pada Januari 2022. Di sisi lain, PSG tegas bahwa Mbappe tidak bakal pergi secara gratis, yang artinya bakal ada cara apapun untuk menjegal.

Pelatih PSG, Mauricio Pochettino, memberikan kabar terbaru tentang situasi Mbappe. Dia mengatakan bahwa situasi Mbappe dengan PSG sangat terbuka dan hasil apapun masih mungkin.

"Mbappe baik-baik saja, dia anak yang tenang dengan beragama kepribadian dan karakter yang sangat ramah, dia sangat pasti tentang apa saja dan mencintai sepakbola, dia sangat dewasa untuk usia 22 tahun," kata Pochettino dalam sebuah wawancara dengan COPE dan Radio MARCA.

"Mbappe akan membuat keputusan yang harus dia buat dan klub akan melakukan segala kemungkinan untuk mempertahankannya, karena kami akan mengambil salah satu pemain terbaik dunia di usia 22 tahun."

"Saya membiarkan kenyataan bahwa situasinya terbuka dan di masa depan apapun bisa terjadi, posisi beberapa bulan yang lalu dapat berubah di masa depan, PSG sebagai klub tentu memiliki ambisi, kemampuan untuk membujuknya dan memberikan penawaran sehingga dia bisa tetap di sini dan bahagia, dia berubah pikiran (untuk pergi) ya mungkin saja," Pochettino menegaskan.

Pihak Madrid sebelumnya sudah melemparkan pernyataan bahwa misi untuk memboyong Kylian Mbappe bisa dilihat pada Januari 2022. Hal itu direspons dengan kemarahan dari kubu PSG.

(ran/krs)