De Bruyne: Piala Dunia Setiap 2 Tahun? Boleh Juga

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Sabtu, 13 Nov 2021 03:00 WIB
MUNICH, GERMANY - JULY 02: Kevin De Bruyne of Belgium reacts during the UEFA Euro 2020 Championship Quarter-final match between Belgium and Italy at Football Arena Munich on July 02, 2021 in Munich, Germany. (Photo by Claudio Villa/Getty Images)
Kevin De Bruyne tak masalah Piala Dunia dihelat dua tahun sekali (Getty Images/Claudio Villa)
Brussels -

Kevin De Bruyne tak masalah jika Piala Dunia nantinya dihelat setiap dua tahun. Tapi, harus ada kesepakatan yang menguntungkan semua pihak.

Kepala pengembangan global FIFA, Arsene Wenger, telah mengajukan proposal untuk Piala Dunia digelar setiap dua tahun.Wenger beralasan ingin menyajikan tontonan yang bermutu. Selain itu, pria asal Prancis itu juga menilai para pemain akan menjalani kompetisi yang lebih simpel karena kualifikasi tak perlu melewati proses panjang.

Ide Wenger tersebut tentunya memicu pro dan kontra. Bahkan UEFA dan beberapa federasi terang-terangan menolak keras ide FIFA soal Piala Dunia setiap dua tahun sekali.

Tak cuma itu, ada juga beberapa pelatih/manajer dan pemain yang mempertanyakan niatan FIFA tersebut, yang dinilai lebih mengutamakan sisi komersil ketimbang olahraganya.

Yang ada pemain bakal lebih terkuras energinya, setelah punya jadwal padat bersama klub, dan akan berakibat cedera. Pemain jadi tidak punya waktu istirahat cukup.

Meski begitu, tidak semua pemain menolak usulan Wenger tersebut. Ternyata De Bruyne jadi salah satu dari sedikit pemain yang mendukung Piala Dunia dihelat per dua tahun.

Menurut De Bruyne, ide tersebut tidak buruk meski semua pemangku kepentingan harus menemukan solusi terbaik untuk pemain, agar kondisi fisiknya tidak terkuras.

"Di awal musim ini, saya bertemu FIFA dan Arsene Wenger yang menjelaskan kepada kami rencana mereka," ujar Kevin De Bruyne kepada Belga.

"Untuk melakukan hal seperti itu, seluruh federasi setiap negara, UEFA dan FIFA harus berkoordinasi. Semua harus bekerja bersama-sama," sambung pemain Manchester City dan Timnas Belgia itu.

"Saya juga tekankan di poin kedua bahwa mereka harus bisa memberikan periode istirahat yang cukup untuk kami, para pemain di akhir musim."

"Selama semuanya bisa berjalan bersama-sama, ide ini tidak buruk kok."

(mrp/yna)