Mancini Mimpi Italia Juara Piala Dunia, Jorginho Bikin Gol Penalti

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Jumat, 07 Jan 2022 23:10 WIB
ROME, ITALY - JUNE 20: Jorginho of Italy interacts with Roberto Mancini, Head Coach of Italy as he is substituted during the UEFA Euro 2020 Championship Group A match between Italy and Wales at Olimpico Stadium on June 20, 2021 in Rome, Italy. (Photo by Ryan Pierse/Getty Images)
Jorginho cetak gol di final Piala Dunia 2022, Italia juara usai kalahkan Brasil (Getty Images/Ryan Pierse)
Florence -

Roberto Mancini mendapat firasat lewat mimpi kalau Timnas Italia bakal juara Piala Dunia 2022. Jorginho jadi pencetak gol lewat titik putih.

Siapapun memang boleh bermimpi, termasuk Mancini soal peluang Gli Azzurri di turnamen tersebut. Tapi, sebelum itu, Mancini punya tugas berat untuk membawa Italia melewati fase play-off Piala Dunia.

Ini setelah Italia cuma finis kedua di fase kualifikasi, kalah bersaing dengan Swiss. Dari hasil undian, Italia bakal mendapat lawan berat jika lolos ke final play-off, yakni Portugal.

Ya, Portugal dan Italia berada di jalur yang sama untuk berebut tiket lolos ke Qatar akhir tahun ini. Meski demikian, Mancini tetap optimistis dengan peluang timnya untuk bisa melaju ke Piala Dunia.

"Apa yang kami tampilkan di musim panas lalu tidak biasa, jadi kami harus yakin (bisa lolos ke Piala Dunia) dan memberikan segalanya," ujar Mancini di Football-Italia.

Italia akan lebih dulu berhadapan dengan Makedonia Utara Maret mendatang. Sebelum laga itu, Mancini sudah mendapat firasat kalau Italia akan jadi juara dunia tahun ini.

Lewat mimpi, Mancini menggambarkan bahwa Italia mengalahkan Brasil di final lewat penalti Jorginho. Seperti diketahui, Jorginho gagal mengeksekusi penalti pada laga terakhirnya bareng Timnas Italia kontra Swiss, sehingga tidak bisa jadi juara grup kualifikasi.

"Saya bermimpi kami juara dunia dengan mengalahkan Brasil di final, lewat penalti Jorginho," sambungnya.

"Saya lihat sih dia mencetak dua penalti lawan Aston Villa dan enam penalti beruntun jadi gol setelah laga kontra Swiss, tapi saya tidak akan marah kepadanya. Dia melajukan kami ke final menghadapi Inggris. Siapa tahu kan, kami bisa jadi juara lewat gol penaltinya," demikian Roberto Mancini.

(mrp/bay)