Polandia Tolak Main Lawan Rusia, Lewandowski: Keputusan Tepat!

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Sabtu, 26 Feb 2022 23:07 WIB
WARSAW, POLAND - SEPTEMBER 08:  Robert Lewandowski of Poland applauds the crowd the 2022 FIFA World Cup Qualifier match between Poland and England at Stadion Narodowy on September 08, 2021 in Warsaw, Poland. (Photo by Michael Regan/Getty Images)
Robert Lewandowski mendukung keputusan timnas Polandia memboikot pertandingan melawan Rusia di play-off Piala Dunia 2022 (Foto: Getty Images/Michael Regan)
Jakarta -

Tim nasional Polandia akan memboikot pertandingan melawan Rusia di play-off Piala Dunia 2022. Keputusan itu didukung oleh para pemain Polandia.

Polandia dijadwalkan menghadapi Rusia di Moskow dalam pertandingan play-off Piala Dunia 2022 pada 24 Maret. Namun, menyusul invasi Rusia ke Ukraina, Polandia akan memboikot pertandingan tersebut.

Presiden Asosiasi Sepakbola Polandia Cezary Kulesza menyatakan timnasnya tidak akan bertanding melawan Rusia. Striker Polandia Robert Lewandowski mendukung keputusan itu.

"Ini keputusan yang tepat!" Lewandowski menulis di akun Twitter-nya, sambil mengutip cuitan Presiden Asosiasi Sepakbola Polandia Cezary Kulesza.

"Saya tidak bisa membayangkan memainkan pertandingan melawan timnas Rusia dalam situasi di mana agresi militer di Ukraina berlanjut."

"Pesepakbola Rusia dan fans tidak bertanggung jawab untuk ini, tapi kami tidak bisa berpura-pura kalau tidak ada yang sedang terjadi," katanya.

Secara terpisah, sejumlah pemain Polandia juga mengunggah pernyataan bersama soal penolakannya untuk bertanding melawan Rusia. Salah satunya adalah gelandang Leeds United, Mateusz Klich.



"Kami, para pemain timnas Polandia, bersama dengan Asosiasi Sepakbola Polandia, memutuskan bahwa akibat agresi Rusia ke Ukraina, kami tidak mau bertanding melawan Rusia di play-off," demikian bunyi pernyataan para pemain Polandia.

"Ini bukan keputusan mudah, tapi ada hal-hal yang lebih penting dalam hidup daripada sepakbola. Doa kami untuk Ukraina dan teman kami di timnas, Tomasz Kedziora, yang masih di Kiev bersama keluarganya."

(nds/ran)