Rusia Serang Ukraina, Bek Manchester City Sumpahi Vladimir Putin!

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Kamis, 24 Feb 2022 20:03 WIB
BUCHAREST, ROMANIA - JUNE 21: Oleksandr Zinchenko of Ukraine looks dejected after the UEFA Euro 2020 Championship Group C match between Ukraine and Austria at National Arena on June 21, 2021 in Bucharest, Romania. (Photo by Robert Ghement - Pool/Getty Images)
Bek Manchester City asal Ukraina Oleksandr Zinchenko mengecam invasi Rusia. (Foto: Getty Images/Robert Ghement - Pool)
Manchester -

Bek kiri Manchester City Oleksandr Zinchenko bereaksi keras usai negaranya, Ukraina, diserang Rusia. Zinchenko bahkan menyumpahi Presiden Rusia Vladimir Putin.

Pada awal pekan ini Rusia mengakui kemerdekaan dua wilayah separatis di Ukraina Timur; Donbas dan Luhansk. Putin kemudian mengirim pasukan Rusia ke dua wilayah tersebut dengan alasan menjaga perdamaian.

Namun pagi ini (24/2/2022) waktu Rusia, Putin mengumumkan operasi militer secara menyeluruh ke Ukraina. Sampai berita ini diturunkan, kedua negara resmi berperang dan membuat korban berjatuhan.

Zinchenko sendiri memulai kariernya sebagai pesepakbola profesional di klub Rusia Ufa sebelum didaratkan ke Manchester City pada musim panas 2016. Hingga kini Zinchenko sudah membuat lebih dari 100 penampilan dan memenangi sembilan trofi termasuk tiga Premier League.

Sedangkan di level internasional, Zinchenko telah membela Ukraina sebanyak 48 kali dan dua kali tampil di Piala Eropa (2016 dan 2020). Pesepakbola berusia 25 tahun itu menanggapi krisis Rusia-Ukraina di Instagram.

[Gambas:Instagram]




"Seluruh warga dunia khawatir dengan situasi di negaraku. Aku tidak bisa diam saya dan mencoba menyampaikan pendapatku," tulis Zinchenko dalam keterangan foto Ukraina yang diunggahnya .

"Di foto ini - negaraku. "Negara tempat aku dilahirkan dan dibesarkan. Sebuah negara yang warna-warnanya kupertahankan di arena olahraga internasional. Sebuah negara yang kami coba muliakan dan kembangkan. Sebuah negara yang perbatasannya tidak dapat diganggu gugat"

"Negaraku itu milik orang-orang Ukraina dan tidak ada seorang pun yang bisa mengambilnya. Kami tidak akan menyerah. Jayalah Ukraina!" dia menambahkan.

Sementara itu Daily Mail melaporkan, Zinchenko sempat melontarkan reaksi yang lebih keras di media yang sama. Tapi unggahan tersebut diklaim telah dihapus secara sepihak oleh Instagram -- alias diduga kena sensor.

Posting yang kena hapus itu disebutkan berupa Instastory. Di dalamnya Zinchenko mengunggah foto Putin disertai dengan sumpah serapah: "Semoga Anda mati dengan cara yang paling menyakitkan."

Simak juga 'Situasi Ukraina di Pusat Negara: Sebagian Warga Masih Pergi ke Kantor':

[Gambas:Video 20detik]



(rin/krs)