14 Pemain Brasil Berhasil Tinggalkan Ukraina, Tiba di Kampung Halaman

Adhi Prasetya - Sepakbola
Kamis, 03 Mar 2022 07:00 WIB
Brazilian football player Dodo (L), of Ukranian team Shakhtar Donetsk, embraces a relative upon his arrival from Ukraine following Russias invasion, at the airport in Guarulhos, Sao Paulo state, Brazil, on March 1, 2022. (Photo by NELSON ALMEIDA / AFP)
Dodo (kiri) memeluk kerabatnya saat tiba di Sao Paulo. Foto: AFP/NELSON ALMEIDA
Jakarta -

14 pesepakbola Brasil yang merumput di Ukraina berhasil pulang ke negara mereka bersama keluarga di tengah invasi Rusia. Hal ini merupakan lanjutan dari video mereka yang viral di media sosial.

Pekan lalu, beredar sebuah video yang berisi sekumpulan pemain Brasil dan keluarga mereka tengah berada di sebuah hotel di Kiev. Diketahui, mereka ada para pemain negeri samba yang bermukim di ibu kota Ukraina tersebut.

Dalam video tersebut, mereka meminta bantuan pemerintah Brasil agar bisa membantu mereka keluar dari sana. Dan dilaporkan ESPN pada Rabu (2/3/2022) sore WIB, upaya tersebut membuahkan hasil.

Ada 13 pemain Shakhtar Donetsk yang berasal dari Brasil, serta satu pemain Dynamo Kiev yang berhasil keluar dari Ukraina, dan kini sudah tiba di kampung halaman. Tujuan mereka berbeda-beda, ada yang ke Sao Paulo, ada pula yang ke Rio de Janeiro.

Upaya kembali ke negara asal tidaklah mudah. Maycon, yang bermain untuk Shakhtar, harus ke Rumania lebih dulu lewat jalur darat, kemudian dilanjutkan ke Frankfurt, Jerman. Dari sana, barulah ia terbang ke Brasil.

"Sulit menjelaskan apa yang terjadi beberapa hari terakhir ini dengan kata-kata. Rasanya campur aduk, teror, takut. Lalu sekarang merasa lega, bisa pergi dan kami semua baik-baik saja," kata Maycon seusai mendarat di Sao Paulo.

Brazilian football player Maycon, of Ukranian team Shakhtar Donetsk, and his wife Lyarah Vojnovic Barberan are seen upon their arrival from Ukraine following Russia's invasion, at the airport in Guarulhos, Sao Paulo state, Brazil, on March 1, 2022. (Photo by NELSON ALMEIDA / AFP)Maycon dan istrinya saat tiba di Sao Paulo. Foto: AFP/NELSON ALMEIDA

Hal serupa juga diutarakan Marlon Santos, pemain Shakhtar yang mendarat di Rio de Janeiro. Ia berterima kasih karena upaya pelariannya ini mendapat bantuan dari Federasi Sepakbola Ukraina.

"Perasaan teror dan putus asa ada di setiap momen. Kami mendengar suara pesawat tempur, bom, itu situasi yang mengerikan. Tapi ada juga yang berani mengambil risiko, seperti Junior Moraes, yang berhasil pergi mencari makanan dan popok untuk anak-anak," ujar Marlon.

Liga Ukraina sedang dihentikan untuk sementara, namun para pemain Brasil ini untuk sekarang tak mau berpikir dulu ke sana, apalagi harus kembali ke negara yang tengah berperang.

"Saya baru saja keluar dari zona perang, dan sekarang bukan waktunya berpikir soal sepakbola. Saya cuma mau bersantai bersama keluarga, dan mendukung Ukraina sebab saya mencintai negara itu," kata pemain Shakhtar lainnya, Dodo.

Menurut data, 13 pemain Shakhtar yang berasal dari Brasil adalah Dodo, Vitao, Marlon, Maycon, Marcos Antonio, David Neres, Tete, Alan Patrick, Ismaily, Pedrinho, Fernando, Vinicius Tobias, serta Junior Moraes. Nama terakhir diketahui sudah memiliki paspor Ukraina. Sedangkan satu pemain Dynamo Kiev yang berasal dari Brasil yakni Vitinho.

Simak Video 'Buntut Invasi Rusia, Abramovich Resmi Jual Chelsea':

[Gambas:Video 20detik]



(adp/ran)