Rusia Banding Hukuman FIFA-UEFA ke CAS

ADVERTISEMENT

Rusia Banding Hukuman FIFA-UEFA ke CAS

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Jumat, 04 Mar 2022 02:00 WIB
A Russian flag flies outside the Consular Section of the Russian Embassy in London, Tuesday, Feb. 22, 2022. British Prime Minister Boris Johnson says the U.K. will introduce immediate economic sanctions against Russia, and warned that President Vladimir Putin is bent on a full-scale invasion of Ukraine. (AP Photo/David Cliff)
Rusia akan banding hukuman FIFA dan UEFA ke CAS (AP/David Cliff)
Moskow -

Rusia tak terima tim nasionalnya dan klub-klub dihukum oleh FIFA dan UEFA. Maka Negeri Beruang Merah mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Usai invasi Rusia ke Ukraina pekan lalu, klub-klub sepakbola dan timnas negara tersebut terkena imbasnya. Klub-klub Rusia langsung dicoret dari kompetisi-kompetisi antarklub Eropa di bawah naungan UEFA.

Tak cuma itu, tim Rusia juga dilarang menggunakan bendera dan nama negara mereka saat berlaga di event internasional. Selain itu, klub-klub dan timnas juga diharuskan bermain di luar Rusia dan tanpa penonton.

Hukuman itu makin diperberat keputusan FIFA yang mencoret Rusia dari Playoff Piala Dunia 2022. Itu artinya Rusia tidak bisa mengikuti turnamen di Qatar tersebut akhir tahun ini.

Keputusan yang tidak mempunyai batas waktu ini dianggap merugikan Rusia. Sebab mereka sudah terpukul dengan banyaknya kerjasama sponsor yang dihentikan karena agresi militer Rusia tersebut.

Bahkan imbasnya juga sampai ke olahraga non-sepakbola yang membuat atlet-atlet Rusia dikucilkan. Tak ingin masalah ini jadi berkepanjangan, Persatuan Sepakbola Rusia (RFU) mengambil tindakan.

RFU resmi melayangkan surat banding kepada Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) untuk melawan keputusan FIFA dan UEFA. Ini dilakukan agar Rusia bisa mendapatkan haknya kembali untuk bertanding di kompetisi sepakbola pria maupun wanita.

Bahkan RFU juga meminta dispensasi agar hukuman ditangguhkan sementara selama proses banding itu. Sebab, Rusia harus menghadapi Swedia di semifinal Playoff Piala Dunia 2022 24 Maret, meski tim lawan menolak.

"RFU akan meminta pengembalian hak bertanding untuk timnas pria dan wanita Rusia di seluruh ajang sepakbola yang mereka ikuti (termasuk Kualifikasi Piala Dunia di Qatar), dan juga kompensasi atas kerugian yang didapat," ujar pernyataan RFU yang dikutip Reuters.

"Untuk memastikan kehadiran tim-tim Rusia dalam pertandingan berikutnya, RFU meminta proses kasus ini dipercepat."

"Jika FIFA dan UEFA menolak langkah ini, maka bakal ada persyaratan yang diajukan untuk penangguhan sementara hukuman FIFA dan UEFA itu."

(mrp/bay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT