Kerusuhan di Liga Meksiko, Ada Suporter Kehilangan Satu Matanya

ADVERTISEMENT

Kerusuhan di Liga Meksiko, Ada Suporter Kehilangan Satu Matanya

Yanu Arifin - Sepakbola
Selasa, 08 Mar 2022 17:00 WIB
Suporter di Liga Meksiko Adu Jotos di Lapangan, 22 Orang Terluka
Kerusuhan di Liga Meksiko. (Foto: Marcos Arellano/Reuters)
Queretaro -

Kerusuhan di Liga MX Meksiko membuat korban berjatuhan. Seorang suporter bahkan kehilangan salah satu matanya akibat kena hajar.

Insiden terjadi di liga tertinggi Meksiko akhir pekan lalu. Pertandingan Queretaro vs Atlas di Stadion Corregidora terhenti di menit ke-62.

Setelah Atlas bikin gol lewat Julio Furch, kerusuhan pecah. Suporter saling baku hantam dan menerobos masuk ke lapangan.

Insiden itu membuat banyak korban berjatuhan. Menurut pemerintah setempat, ada 26 suporter yang luka-luka, beberapa di antaranya kritis.

Menurut Marca, salah satu suporter bahkan ada yang sampai buta. Kondisi itu dikonfirmasi Gubernur Queretaro, Mauricio Kuri.

"Penggemar yang memiliki tato Atlas di dadanya adalah orang yang terluka sangat parah. Kami sangat khawatir tentang dia," kata Kuri.

"Kami punya satu suporter yang dipindahkan ke rumah sakit lain, yang mengalami luka parah di mata dan, menurut informasi yang saya miliki, dia kehilangan matanya. Tapi nyawanya tidak dalam bahaya," katanya.

Insiden itu menimbulkan pro kontra terkait laporan adanya korban jiwa. Salah satu suporter mengaku kehilangan rekannya usai keributan. Kabar itu sempat viral di media sosial.

Namun, Kuri menegaskan pihaknya tidak menemukan adanya korban jiwa. Ia bahkan membagikan nomor telepon pribadinya jika ada yang menemukan korban bisa segera mengabarinya.

"Kami kecewa dengan apa yang terjadi. Pada awalnya saya berkata, "mereka sudah mati', tetapi untungnya tidak ada yang meninggal. Saya sempat berpikir sama dengan orang-orang, tetapi semuanya terindentifikasi dengan baik dan semuanya ada bersama kami di rumah sakit," jelasnya.

"Tanggung jawab saya adalah untuk mengatakan yang sebenarnya. Kami tidak mendapatkan apa-apa jika berbohong. Sebanyak 19 dari 26 orang yang dirawat di rumah sakit telah dipulangkan. Jika ada yang memiliki informasi lain, saya memberi mereka nomor telepon pribadi saya, sehingga mereka dapat mengirimi saya pesan Whatsapp," tegasnya.

(yna/adp)