Timnas Italia Beralih dari Puma, Pakai Adidas Mulai Januari 2023

Kris Fathoni W - Sepakbola
Jumat, 11 Mar 2022 13:50 WIB
PARMA, ITALY - MARCH 25:  Players of Italy line up for the team photo prior to the FIFA World Cup 2022 Qatar qualifying match between Italy and Northern Ireland on March 25, 2021 in Parma, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Claudio Villa/Getty Images)
Timnas Italia akan menanggalkan jersey Puma dan beralih ke adidas mulai Januari 2023. Foto: Getty Images/Claudio Villa
Jakarta -

Federasi Sepakbola Italia (FIGC) dan adidas mengonfirmasi kerja samanya. Mulai Januari 2023, Timnas Italia pun akan beralih dari jersey Puma ke adidas.

Dalam keterangan pers yang diterima detikSport, adidas mengonfirmasi "kerja sama jangka panjang" dengan FIGC tersebut. Mulai Januari 2023, seluruh tim Nasional Italia (putra, putri, remaja, futsal, sepak bola pantai, dan e-sports) akan mengenakan produk adidas saat bertanding mewakili negaranya.

"Pengumuman kerja sama kami dengan adidas merupakan kebanggaan besar bagi FIGC. Kolaborasi ini merupakan tonggak sejarah dalam pertumbuhan daya tarik komersial kami dan memperkuat proses pengembangan merek kami baik di Italia maupun di luar negeri. Semangat dan antusiasme adidas yang kami amati di adidas tercermin pada Italian Football Federation setiap hari dalam upayanya untuk mempromosikan semua tim Nasional Italia dan sepak bola Italia di setiap level," ucap Presiden FIGC Gabriele Gravina.

Timnas Italia menjadi mitra terbaru adidas. Sebelumnya sudah ada, antara lain, DFB (Jerman), RFEF (Spanyol), AFA (Argentina), dan RBFA (Belgia).

"Kami sangat bangga mengumumkan kemitraan jangka panjang dengan Federasi Italia ini. Kami senang salah satu negara dengan tim sepakbola paling sukses akan bergabung dengan portofolio Federasi internasional kami, bersama dengan DFB (Jerman), RFEF (Spanyol), AFA (Argentina), dan RBFA (Belgia), dan kami tidak sabar untuk melihat apa yang bisa kami capai bersama," ucap CEO adidas Kasper Rørsted.

Reuters, yang merujuk pada sumbernya, melaporkan kerja sama adidas dengan FIGC ini memiliki durasi empat tahun dengan nilai sekitar 35 juta euro per tahun.

Sementara Footyheadlines menyatakan bahwa FIGC "akan mendapat paling tidak 23 juta euro per tahun dari adidas, walaupun ada dugaan bahwa angkanya bisa sampai 35 juta euro per tahun". Disebutkan pula bahwa saat ini Puma memberikan 19 juta euro per tahun ke FIGC, dalam kerja sama yang akan segera berakhir tersebut.

Timnas Italia sendiri masih akan memakai jersey Puma jika lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar pada akhir tahun. Gli Azzurri belum memastikan kelolosan karena mesti menjalani playoff.

(krs/aff)