Wasit Korea Selatan Vs Italia di Piala Dunia 2002 Ungkap Penyesalannya

Randy Prasatya - Sepakbola
Kamis, 07 Apr 2022 09:50 WIB
DAEJEON - JUNE 18:  Referee Byron Moreno of Ecuador shows the red card to Francesco Totti of Italy (no.10) during the FIFA World Cup Finals 2002 Second Round match between South Korea and Italy played at the Daejeon World Cup Stadium, in Daejeon, South Korea on June 18, 2002. South Korea won the match 2-1 with a Golden Goal in extra-time. DIGITAL IMAGE. (Photo by Ben Radford/Getty Images)
Momen Francesco Totti diganjar kartu merah. (Getty Images/Ben Radford)
Jakarta -

Mantan wasit Byron Moreno dalam pertandingan Korea Selatan vs Italia di Piala Dunia 2002 menceritakan penyesalannya. Dia mengaku seharusnya Hwang Sun-hong diganjar kartu merah.

Moreno merupakan wasit yang memimpin laga Korea Selatan vs Italia di Piala Dunia 2002. Ketika itu Moreno dinilai banyak mengeluarkan keputusan kontroversial yang merugikan Azzurri, yang berujung dengan kekalahan 1-2 dan tersingkir.

Pertandingan tersebut kemudian menjadi topik hangat kala itu. Moreno bahkan tak bisa menghindar dari cacian warga Italia. Puncaknya saat dia ditangkap polisi pada 2010 karena kasus heroin.

Kembali ke perjalanan 20 tahun silam, Moreno mengenang pertandingan itu. Dia mengungkapkan kepada La Gazzetta dello Sport bahwa sudah bikin kesalahan.

Pria asal Ekuador itu seharusnya memberikan kartu merah kepada Hwang Sun-hong yang menekel keras Gianluca Zambrotta pada menit ke-72. Akibat terjangan itu, Zambrotta mengalami cedera dan tak bisa melanjutkan pertandingan.

"Hwang Sun-hong menebas Gianluca Zambrotta pada menit ke-72 dan dia terpaksa ditarik keluar karena cedera. Itulah satu-satunya situasi yang membuat saya merenung selama bertahun-tahun. Andai bisa kembali, saya akan memberikan kartu merah kepada pemain Korea itu," kata Moreno.

"Saya hanya manusia. Saya salah menilai intensitas tekel saat itu. Yang bisa Anda yakini adalah bahwa saya tidak pernah ingin mendukung atau melawan tim tertentu," sambungnya.

Meskipun mengakui kesalahan itu, Moreno masih menganggap Korea Selatan vs Italia sebagai salah satu dari tiga penampilan wasitnya di level atas. Dia merasa pekerjaannya saat ini layak dinilai 8,5 dari 10.

"Italia membuat kesalahan hari itu, Giovanni Trapattoni seharusnya tidak memasukkan Gennaro Gattuso, melainkan seorang striker. Saat itulah Italia kalah dalam pertandingan," tegasnya.

Fancesco Totti diganjar kartu kuning dua kali pada laga ini. Dia kemudian harus mandi lebih cepat di menit ke-103 dan bagi Moreno kartu merah itu sudah tepat.

"Kartu merah Totti adalah salah satu insiden yang paling banyak dikritik, tetapi jika Anda melihat videonya, pemain Korea yang mendapat bola lebih dulu, Totti tersandung dan jatuh. Itulah sebabnya dia mendapat kartu kuning untuk kedua kalinya," ungkapnya.

(ran/mrp)