Lionel Messi Disamakan dengan Diego Maradona Versi 1994

Bayu Baskoro - Sepakbola
Jumat, 08 Apr 2022 19:20 WIB
CARACAS, VENEZUELA - SEPTEMBER 02: Lionel Messi of Argentina controls the ball during a match between Venezuela and Argentina as part of South American Qualifiers for Qatar 2022 at Estadio Olimpico on September 02, 2021 in Caracas, Venezuela. (Photo by Yuri Cortez - Pool/Getty Images)
(Foto: Getty Images/Pool)
Jakarta -

Lionel Messi dianggap sudah melewati performa terbaik kala bertanding di Piala Dunia 2022. Kondisi La Pulga disamakan dengan Diego Maradona tahun 1994.

Messi sukses membawa Timnas Argentina lolos ke putaran final Piala Dunia Qatar yang berlangsung akhir tahun 2022. Ini akan menjadi penampilan kelima bintang 34 tahun tersebut di Piala Dunia.

Piala Dunia Qatar juga disebut-sebut kesempatan terakhir Messi mengantarkan Argentina sebagai juara dunia. Pencapaian tertingginya sejauh ini membawa Albiceleste menjadi runner-up tahun 2014.

Beberapa pihak mempertanyakan kondisi fisik Lionel Messi yang sudah tak lagi muda, tapi masih harus bertarung di Piala Dunia. Salah satu yang menyorot hal itu yakni Fernando Signorini.

Eks pelatih Timnas Argentina itu menilai Messi saat ini sudah melewati masa kejayaan. Dia menyamakan La Pulga dengan Diego Maradona ketika tampil di Piala Dunia Amerika Serikat 1994.

Maradona bermain di Piala Dunia 1994 pada usia 33 tahun dan sudah melewati top performa. El D10S bahkan harus angkat koper lebih cepat dari Amerika Serikat akibat positif doping.

"Kami sudah memperkirakan seperti apa Messi nantinya. Tidak diragukan lagi, kita tak akan melihat versi terbaik Messi di Qatar," kata Signorini kepada La Nacion.

Soccer Football - World Cup - Group D - Nigeria vs Argentina - Saint Petersburg Stadium, Saint Petersburg, Russia - June 26, 2018   General view of a banner of Argentina's Lionel Messi and Diego Maradona displayed in the stadium before the match    REUTERS/Jorge SilvaSpanduk Diego Maradona dan Lionel Messi di Piala Dunia Rusia 2018. Foto: REUTERS/Jorge Silva

"Ini sama halnya dengan Diego tidak tampil dalam versi terbaiknya pada 1994. Dalam hal ini, kondisi fisik sangat menentukan, terutama di kompetisi tertinggi. Namun terkadang hal-hal yang tak terbayangkan bisa terjadi," dia menambahkan.

"Messi yang terbaik sudah berlalu karena alasan yang jelas, yang berkaitan dengan kronologi. Bagi saya, versi terbaik Messi sudah lewat. Waktu tidak memaafkan, terutama dalam olahraga yang sangat kompetitif," pungkasnya.



Simak Video "Intip Isi Hotel dan Apartemen Qatar yang Bakal Sambut Piala Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/mrp)