Satu Pekerjaan Terakhir Erik ten Hag di Ajax

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Kamis, 21 Apr 2022 20:15 WIB
AMSTERDAM, NETHERLANDS - MARCH 14: Head Coach / Manager of Ajax, Erik ten Hag (L) and Dusan Tadic are pictured at the training session of AFC Ajax at Sportpark De Toekomst near Johan Cruyff Arena on March 14, 2022 in Amsterdam, Netherlands. Ajax will face SL Benfica in the UEFA Champions League Round Of Sixteen Leg Two match on March 15, 2022. (Photo by Dean Mouhtaropoulos/Getty Images)
Erik ten Hag kini fokus membawa Ajax juara Liga Belanda (Getty Images/Dean Mouhtaropoulos)
Manchester -

Spekulasi masa depan Erik ten Hag berakhir sudah. Kini Ten Hag bisa fokus membawa Ajax Amsterdam juara Liga Belanda.

Setelah dua bulan terakhir jadi isu panas di media-media Eropa, Ten Hag akhirnya diresmikan sebagai manajer baru Manchester United. Kontrak berdurasi tiga tahun itu akan dimulai Juli nanti.

Untuk memboyong Ten Hag, Manchester United harus membayar uang kompensasi 2 juta euro kepada Ajax. Kini Ten Hag tinggal mengurus visa kerja sebelum nanti bisa melatih MU.

Kepastian ini juga mengakhiri spekulasi soal siapa manajer baru MU musim depan. Terlebih untuk Ten Hag yang sudah pasti selalu diganggu rumor tersebut belakangan ini.

Kekalahan Ajax dari PSV Eindhoven di Piala KNVB akhir pekan kemarin disinyalir karena fokus Ten Hag sudah terbelah. Kini Ten Hag setidaknya bisa lebih tenang.

Sebab, masa depannya sudah pasti dan pria 52 tahun itu tinggal fokus menyapu bersih lima laga tersisa di Eredivisie agar Ajax bisa mempertahankan gelar juara liga.

Ajax Amsterdam kini punya 72 poin di posisi pertama klasemen Liga Belanda, unggul empat angka dari PSV.

"Sulit meninggalkan Ajax setelah tahun-tahun yang gemilang ini dan saya bisa pastikan kepada fans kami, bahwa saya akan terus berkomitmen hingga akhir musim dan meraih sukses sebelum saya pindah ke Manchester United," ujar Erik ten Hag di situs resmi klub.

"Saya senang akhirnya bisa diresmikan. Ketenangan itu sangat penting. Kini saya hanya punya satu misi dan itu adalah lima pertandingan terakhir di liga. Saya ingin menuntaskan musim dengan sebaik mungkin dengan menjuarai liga. Dengan demikian, Ajax bisa langsung lolos ke Liga Champions. Ajax pantas ada di sana," sambungnya.

(mrp/cas)