ADVERTISEMENT

Mbappe Ingin PSG Menakutkan Lagi Musim Depan

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Minggu, 26 Jun 2022 06:30 WIB
NEW YORK, NEW YORK - JUNE 23: Kylian Mbappe poses for photos on the red carpet during the 2022 NBA Draft at Barclays Center on June 23, 2022 in New York City. NOTE TO USER: User expressly acknowledges and agrees that, by downloading and or using this photograph, User is consenting to the terms and conditions of the Getty Images License Agreement. (Photo by Arturo Holmes/Getty Images)
Kylian Mbappe ingin membawa PSG jadi tim menakutkan lagi musim depan (Foto: Getty Images/Arturo Holmes)
Paris -

Paris Saint-Germain menurun dalam dua musim terakhir. Oleh karenanya, Kylian Mbappe bertekad membuat Les Parisiens menakutkan lagi.

PSG memang menjuarai Ligue 1 musim lalu. Tapi, cuma itu gelar yang bisa dibawa PSG karena mereka gagal di Liga Champions dan Piala Prancis.

Ini tentu bukan prestasi yang patut dibanggakan oleh PSG yang bertabur bintang. Wajar jika posisi Mauricio Pochettino sebagai pelatih digoyang karena pencapaian buruk itu.

Memang sejak dipegang Pochettino pada Desember 2020, PSG menurun ketimbang saat ditangani Thomas Tuchel. Pada musim 2020/2021, PSG cuma bisa menjuarai Piala Liga Prancis dan Piala Prancis karena kalah bersaing di liga dari Lille.

Tidak cuma gagal membuat tim berprestasi, Pochettino juga kehilangan kendali di ruang ganti karena tidak disukai para pemain top PSG seperti Kylian Mbappe, Neymar, dan bahkan Lionel Messi.

Padahal sebelum ada Pochettino, PSG dengan mudahnya mendominasi kompetisi domestik di Prancis, selain di musim 2016/2017 saat AS Monaco berjaya.

Hal inilah yang membuat Mbappe kesal karena PSG seperti tidak ditakuti lawan lagi, dan lebih sibuk mengurus problem internal. Mbappe berjanji akan membuat PSG lebih menakutkan lagi musim depan.

"Saya rasa misi kami musim depan adalah membuat tim ini menakutkan lagi di Prancis dan coba menaklukkan Eropa," ujar Kylian Mbappe seperti dikutip ESPN.

"Kami tidak lagi menakutkan musim lalu, lawan sudah bisa mengimbangi kami. Kami ingin membuat lawan-lawan di Prancis menjadi takut lagi, sesuatu yang hilang dari kami dalam dua tahun terakhir," sambungnya.

(mrp/raw)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT