ADVERTISEMENT

Gila! Ada Hasil Pertandingan Bola 95-0 dan 91-1 di Liga Sierra Leone

Adhi Prasetya - Sepakbola
Rabu, 06 Jul 2022 07:30 WIB
The flag of Sierra Leone during day five of the 2018 Commonwealth Games in the Gold Coast, Australia. (Photo by Mike Egerton/PA Images via Getty Images)
Ilustrasi bendera Sierra Leone. Foto: PA Images via Getty Images/Mike Egerton - PA Images
Jakarta -

Dua pertandingan divisi dua Liga Sierra Leone tengah diselidiki menyusul hasil akhir yang mencolok. Satu pertandingan berakhir dengan skor 95-0, sedangkan satu lagi 91-1!

Dua laga itu mempertemukan Kahunla Rangers vs Lumbebu United dan Gulf FC vs Koquima Lebanon. Kahunla dan Gulf FC tengah berjuang meraih slot tersisa untuk tampil di kualifikasi akhir yang memperebutkan tiket promosi ke Premier League, sebutan kasta teratas sepakbola Sierra Leone.

Kahunla dan Gulf FC punya poin yang sama, sehingga selisih gol dalam pertandingan terakhir yang digelar bersamaan akan menentukan. Namun apa daya, yang terjadi dalam dua laga di hari Minggu (4/7/2022) lalu itu sulit diterima akal sehat.

Kahunla hanya unggul 2-0 di babak pertama atas Lumbebu, namun berhasil mencetak 93 gol di babak kedua. Sementara Gulf FC sudah unggul 7-1 di babak pertama, namun berhasil menambah 84 gol lagi ke gawang Koquima usai turun minum.

Skor yang 'gila' membuat Federasi Sepakbola Sierra Leone (SLFA) turun tangan. Mereka mencurigai adanya pengaturan skor dalam dua pertandingan tersebut.

"Kami tak bisa diam dan melihat situasi memalukan semacam itu lewat begitu saja tanpa ada hukuman apapun. Kami akan meluncurkan investigasi dan menghukum mereka yang bertanggung jawab," ujar Presiden SLFA Thomas Daddy Brima kepada BBC.

"Mereka yang terbukti bersalah akan diproses sesuai hukum SLFA dan akan diserahkan ke komisi anti-korupsi negara ini," jelas Brima.

CEO Kahunla, Eric Kaitell langsung meminta maaf dan mengutuk kejadian itu, menyebut apa yang dilakukan timnya tidak sportif, begitu pula dengan tiga tim lainnya.

Ia juga mengklaim akan melakukan penyelidikan internal untuk mencari tahu siapa yang 'bermain' dalam dugaan pengaturan skor ini.

Sementara itu, manajer Lumbebu, Mohamed Jan Saeid Jalloh menegaskan dirinya tak terlibat dalam dugaan pengaturan skor itu. Ia mengaku frustrasi melihat timnya dibobol berkali-kali, bahkan sampai tak lagi menghitung jumlahnya.

Meski demikian, Koquima Lebanon menyangkal kekalahan dengan skor 1-91 tersebut. Pertandingan melawan Gulf FC pun disebut hanyalah laga persahabatan meski ada laporan bahwa wasit yang bertugas menolak memimpin pertandingan di babak kedua dan akhirnya diganti.

(adp/pur)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT