ADVERTISEMENT

Gilanya Match Fixing di Afrika, Ada Klub Cetak 41 gol Bunuh Diri

Yanu Arifin - Sepakbola
Jumat, 10 Jun 2022 11:25 WIB
Ilustrasi Bola
Terjadi pengaturan skor yang gila di liga Afrika Selatan. (Foto: Unsplash/Omar Ram)
Jakarta -

Skandal match fixing atau pengaturan skor sepakbola yang gila terjadi di Afrika Selatan. Ada klub yang sampai rela membuat 41 gol bunuh diri.

Seperti dilansir New York Post, peristiwa itu terjadi di Liga 3 sepakbola Afrika, yang melibatkan empat klub. Mereka adalah Matiyasi FC, Shivulani Dangerous Tiger, Kotoko Happy Boys, serta Nsami Mighty Birds.

Dari keempat tim itu, terpecah menjadi dua kubu, yakni Matiyasi FC dan Nsami, serta Tigers dan Kotoko.

Semua itu dipicu dari persaingan Matiyasi dan Tigers. Keduanya tengah bersaing lolos ke Divisi Dua liga. Tigers di posisi dua, dan Matiyasi di peringkat tiga klasemen.

Matiyasi tertinggal dari Tigers, dengan selisih gol yang mencolok. Tigers memimpin dengan unggul 16 gol ketimbang rivalnya. Agar bisa menyalip Tigers di pekan terakhir, cara licik yakni match fixing dilakukan Matiyasi.

Bekerja sama dengan Nsami, Matiyasi bisa menang sangat telak di pertandingan. Kemenangan 59-1 diraih, dengan 41 gol di antaranya berasal dari bunuh diri tim Nsami.

Kubu Tigers tak tinggal diam, dengan juga membuat pengaturan skor agar bisa selisih golnya tak terkejar. Ketika melawan Kotoko, kemenangan 33-1 diraih, di mana Kotoko menyelesaikan pertandingan dengan tujuh orang saja, yang salah satu alasannya karena pemainnya mengalami kelelahan.

Kegilaan itu membuat otoritas liga meradang. Keempatnya langsung dilarang beraktivitas seumur hidup di liga.

Bukan cuma para pemain saja yang terlibat match fixing. Wasit hingga perangkat pertandingan juga terlibat dalam praktik kotor ini.

(yna/pur)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT