ADVERTISEMENT

Dua Kutub Dominan di J.League 2022: Tokyo & Keihanshin

Muhammad Robbani - Sepakbola
Kamis, 21 Jul 2022 08:00 WIB
Kyoto Sanga vs FC Tokyo, duel klub asal Tokyo dan Keihansin di Liga Jepang.
Kyoto Sanga vs FC Tokyo, duel klub Keihansin dan Tokyo di J1 League. (Foto: dok. J.League)
Jakarta -

Ada dua kutub dominan dalam peta sepakbola di gelaran J1 League 2022. Singkatnya, tim-tim tersebar di dua area, yakni Greater Tokyo Area dan Keihanshin Area.

J1 League atau kompetisi level top di Jepang musim ini diikuti oleh 18 tim dari seluruh penjuru negeri. Meski pada kenyataannya banyak tim yang daerah asalnya berdekatan satu sama lain, sehingga peta sebaran klub tidak benar-benar merata.

Hanya ada tujuh tim yang tak berada dari Tokyo Area ataupun Keihanshin Area. Mereka adalah Hokkaido Consadole Sapporo (Hokkaido), Shimizu S-Pulse & Jubilo Iwata (Prefektur Shizuoka), Nagoya Grampus (Prefektur Aichi), Sanfrecce Hiroshima (Prefektur Hiroshima), Avispa Fukuoka (Prefektur Fukuoka), dan Sagan Tosu (Prefektur Saga).

Sebenarnya di Jepang juga punya daerah yang disebut Chubu dan beririsan dengan Greater Tokyo. Di Chubu terdapat wilayah Tokai yang sudah ada sejak zaman Edo, berisi prefektur Shizuoka, Aichi, Gifu, hingga Mie.

Di Chubu ini ada laga Derbi Shizuoka yang mempertemukan dua tim asal Prefektur Shizuoka, Jubilo Iwata, dan Shimizu S-Pulse. Naiknya Jubilo Iwata ke J1 League musim ini membuat laga derbi ini kembali dihelat setelah absen beberapa lama.

Shimizu S-Pulse dan Jubilo Iwata juga terlibat dalam sebuah laga derbi dengan tim Prefektur Aichi, Nagoya Grampus, dalam sebuah laga bertajuk Derbi Tokai.

Di luar tujuh tim di atas, 11 tim lainnya berasal dari Greater Tokyo Area dan juga Keihanshin Area.

Kutub Greater Tokyo

Greater Tokyo Area adalah daerah urban di sekitar Tokyo yang membentuk satu kesatuan daerah urban terbesar di dunia. Musim ini, ada tujuh tim yang berasal dari prefektur yang berada di dalam Greater Tokyo Area, namun hanya satu tim yang berasal dari pusat Kota Tokyo: F.C.Tokyo yang berkandang di Ajinomoto Stadium di Chofu, Tokyo.

Enam tim sisanya berasal dari prefektur-prefektur di sekitar pusat Kota Tokyo yang membentuk satu kesatuan Greater Tokyo Area. Mereka adalah Kawasaki Frontale (Prefektur Kanagawa), Yokohama F. Marinos (Prefektur Kanagawa), Shonan Bellmare (Prefektur Kanagawa), Urawa Red Diamonds (Prefektur Saitama), Kashima Antlers (Prefektur Ibaraki), dan Kashiwa Reysol (Prefektur Chiba).

Duel Kawasaki Frontale vs Cerezo Osaka di Liga Jepang.Duel Kawasaki Frontale vs Cerezo Osaka di Liga Jepang. (Foto: dok. J.League)

Dari tim-tim ini, ada beberapa laga derbi panas yang tersaji. Ada Derbi Kanagawa yang mempertemukan dua tim asal Prefektur Kanagawa, Yokohama F. Marinos dan Kawasaki Frontale.

Kandang kedua tim jaraknya tak lebih dari 10 kilometer, membuat persaingan kedua tim panas tak hanya di atas lapangan, tetapi juga bagi para fans.

Shonan Bellmare sebenarnya juga berasal dari prefektur yang sama, tetapi tak memiliki sejarah rivalitas yang sama dengan kedua tim lainnya dan jarak yang lebih jauh dibanding Marinos dan Frontale.

Selain Derbi Kanagawa, Kawasaki Frontale juga terlibat dalam laga sengit bertajuk Tamagawa Classico, mempertemukan mereka dengan F.C.Tokyo. Dinamai Tamagawa Clasico karena kandang kedua tim dipisahkan sebuah sungai besar di Greater Tokyo Area bernama Sungai Tama, dengan kandang kedua tim berjarak tak lebih dari 20 km.

[Halaman Selanjutnya: Kutub Keihanshin Area]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT