Piala Dunia 2022: Senegal Harapan Afrika

ADVERTISEMENT

Piala Dunia 2022: Senegal Harapan Afrika

Afif Farhan - Sepakbola
Selasa, 15 Nov 2022 16:00 WIB
ORLEANS, FRANCE - SEPTEMBER 24: Senegal pre match team photo, from top right: Pathe Ciss, Pape Gueye, Abdou Diallo, Pape Matar Sarr, Kalidou Koulibaly, Alfred Gomis, bottom line from left Fodé Ballo-Touré, Moustapha Name, Sadio Mane, Boulaye Dia, Krepin Diatta during the international friendly match between Senegal and Bolivia at Omnisports Stadium Source on September 24, 2022 in Orleans, France. (Photo by Sebastian Frej/MB Media/Getty Images)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Senegal jadi salah satu dari lima wakil Afrika di Piala Dunia 2022. Apakah The Lions of Teranga bisa jadi harapan terbaik Afrika di pesta sepakbola terbesar sejagad itu?

Wakil Afrika di Piala Dunia 2022 adalah Senegal, Maroko, Kamerun, Ghana, dan Tunisia. Dilansir dari Al Jazeera, Senegal disebut-sebut sebagai harapan terbaik dari Afrika untuk melaju ke babak tertinggi.

Tak ayal, Senegal beberapa waktu lalu sabet Piala Afrika dengan mengalahkan Mesir. Bahkan diyakini, Senegal kini dihuni para pemain generasi emas.

Sebut saja seperti Sadio Mane (30 tahun), Kalidou Koulibaly (31 tahun), Idrissa Gueye (33 tahun), Cheikhou Kouyate (32 tahun), Ismaila Sarr (24 tahun), Eduoard Mendy (30 tahun), dan Abdou Diallo (26 tahun) yang mengisi skuad The Lions of Teranga.

Bahkan di peringkat FIFA, Senegal menjadi negara Afrika dengan peringkat tertinggi dengan duduk di peringkat 18.

ORLEANS, FRANCE - SEPTEMBER 24: Senegal pre match team photo, from top right: Pathe Ciss, Pape Gueye, Abdou Diallo, Pape Matar Sarr, Kalidou Koulibaly, Alfred Gomis, bottom line from left Fodé Ballo-Touré, Moustapha Name, Sadio Mane, Boulaye Dia, Krepin Diatta during the international friendly match between Senegal and Bolivia at Omnisports Stadium Source on September 24, 2022 in Orleans, France. (Photo by Sebastian Frej/MB Media/Getty Images)Timnas Senegal (Foto: Getty Images)

Senegal berada di Grup A Piala Dunia 2022 bersama tuan rumah Qatar, Belanda, dan Ekuador. Di atas kertas, Belanda bakal jadi tim paling tangguh.

"Semuanya punya peluang yang sama," tegas Koulibaly.

"Qatar bermain di kandang sendiri, Belanda adalah negara sepakbola yang hebat, dan Ekuador membuktikan diri bahwa mereka pantas di sini," sambungnya.

Di Piala Dunia edisi sebelumnya, Senegal selesai di fase grup. Hal itu jadi pukulan telak yang diakui Koulibaly.

"Kami tidak akan lagi membuat kesalahan yang sama," jelasnya.

"Saya yakin kami bisa bersaing memperebutkan trofi seperti negara-negara lain dari berbagai benua. Kami tidak akan melaju ke Piala Dunia jika rencananya hanya untuk berpartisipasi dan pulang setelah grup. Itu adalah mentalitas yang kalah. Kami ke Qatar dengan ambisi untuk menang," paparnya.

Senegal mencatat debut di Piala Dunia pada 2002 dan langsung memberi kejutan saat kalahkan Prancis 1-0 di laga pembuka. Senegal terhenti di perempatfinal setelah disingkirkan Turki.

Senegal tidak lolos di tiga edisi berikutnya yaitu Piala Dunia pada 2006, 2010, dan 2014.

(aff/ran)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT