Maroko Menang, Ziyech: Belgia Lebih Gampang ketimbang Kroasia

ADVERTISEMENT

Maroko Menang, Ziyech: Belgia Lebih Gampang ketimbang Kroasia

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Senin, 28 Nov 2022 13:40 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup Qatar 2022 - Group F - Belgium v Morocco - Al Thumama Stadium, Doha, Qatar - November 27, 2022 Moroccos Hakim Ziyech celebrates a goal before it is disallowed after a VAR review REUTERS/Amanda Perobelli
Hakim Ziyech mengatakan, Maroko lebih mudah melawan Belgia ketimbang Kroasia. (Foto: REUTERS/AMANDA PEROBELLI)
Doha -

Maroko menciptakan kejutan usai mengalahkan Belgia 2-0. Bintang Maroko Hakim Ziyech mengungkapkan, laga Belgia memang lebih mudah daripada Kroasia.

Pertandingan Belgia vs Maroko dilangsungkan di Stadion Al Thumama, Minggu (27/11/2022) malam WIB. Tim Afrika itu tampil efisien meski cuma memiliki 33 persen penguasaan bola.

Maroko membuat 10 percobaan (4 on target), berbanding 10 percobaan (3 on target) yang dibuat Belgia. Kedua tim bermain imbang tanpa gol selama 70 menit sebelum Maroko membuka kebuntuan dari Abdelhamid Sabiri di menit ke-73.

Pukulan telak dilakukan Singa Atlas kepada Belgia di injury time. Umpan cantik Ziyech dari sisi kanan diselesaikan Zakaria Abdoukhlal dengan tembakan yang bersarang ke sudut atas gawang Thibaut Courtois.

Ziyech menyebut pertandingan Belgia lebih mudah bagi timnya daripada Kroasia. Di pertandingan pertama, Ziyech dkk harus puas hasil 0-0 meski tampil sedikit lebih agresif.

"Pertandingan pertama lebih sulit buat kami," sebut pemain Chelsea itu dikutip Stats Perform. "Kami tidak bisa memainkan permainan kami, Kroasia memainkan sebuah pertandingan yang bagus."

"Pertandingan ini mungkin lebih mudah, terutama di lini tengah. Mereka mungkin membuat lebih banyak kesalahan ketimbang pemain-pemain Kroasia. Kami memainkan permainan yang sangat kuat, sangat keras, terutama di lini pertahanan. Kami menunggu mereka membuat kesalahan dan kurasa kami memimpin dari situ dan mencetak gol di waktu yang tepat," imbuh Ziyech.

Ziyech didapuk sebagai man of the match di akhir pertandingan Belgia vs Maroko. Pesepakbola berusia 29 tahun itu merendah.

"Aku tidak pantas mendapatkan trofi player of the match ini. Ini 'kan sebuah usaha kolektif, semua pemain di belakangku. Ini adalah sebuah kerja kolektif," simpul Hakim Ziyech.



Simak Video "Ziyech Sudah Latihan Lagi Usai Gagal Hijrah ke PSG"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT