Belajar dari Euro 2020, Prancis Tak Akan Remehkan Polandia

ADVERTISEMENT

Belajar dari Euro 2020, Prancis Tak Akan Remehkan Polandia

Adhi Prasetya - Sepakbola
Sabtu, 03 Des 2022 21:20 WIB
AL RAYYAN, QATAR - NOVEMBER 30: Antoine Griezmann of France applauds during the FIFA World Cup Qatar 2022 Group D match between Tunisia and France at Education City Stadium on November 30, 2022 in Al Rayyan, Qatar. (Photo by Marc Atkins/Getty Images)
Griezmann bertekad membawa Prancis mempertahankan gelar juara dunia. Foto: Getty Images/Marc Atkins
Jakarta -

Meski diunggulkan, Prancis tak akan meremehkan Polandia saat kedua tim bertemu di babak 16 besar Piala Dunia 2022. Les Bleus sudah belajar banyak dari kegagalan di Euro 2020 tahun lalu, saat mereka terhenti di fase yang sama.

Seperti diketahui, Prancis disingkirkan Swiss lewat adu penalti pada babak 16 besar Euro 2020 yang digelar di Bucharest, Rumania. Semua eksekutor Swiss sukses mencetak gol, sementara Kylian Mbappe menjadi satu-satunya penendang Prancis yang gagal.

Prancis pun dikritik karena dianggap meremehkan Swiss. Maklum, saat itu Antoine Griezmann dkk sudah unggul 3-1 hingga menit ke-80, namun kemudian Swiss bangkit dan mencetak dua gol untuk memaksakan babak tambahan.

Simak kumpulan informasi Piala Dunia 2022 di sini!

BUCHAREST, ROMANIA - JUNE 28: Kylian Mbappe of France looks dejected as he leaves the field after taking the decisive penalty that was saved by Yann Sommer (Not pictured) of Switzerland in the UEFA Euro 2020 Championship Round of 16 match between France and Switzerland at National Arena on June 28, 2021 in Bucharest, Romania. (Photo by Daniel Mihailescu - Pool/Getty Images)Penalti Mbappe yang gagal membuat Prancis tersingkir di babak 16 besar Euro 2020. Foto: (Getty Images/Daniel Mihailescu - Pool)

Menghadapi Polandia di Al Thumama Stadium, Minggu (4/12) pukul 22.00 WIB, Prancis bertekad menang demi mempertahankan gelar juara. Skuad asuhan Didier Deschamps memastikan kini mereka tak akan lagi mengendurkan serangan meski sudah unggul.

"Menurut saya, kami terlalu santai sewaktu melawan Swiss," ujar Griezmann, dikutip ESPN.

"Ketika kami unggul 3-1 kami mengira laga sudah selesai. Di turnamen besar, kamu menyadari bahwa tak ada lawan mudah, dan hal sama berlaku untuk Polandia. Tak ada jaminan apapun untuk kami, dan kami perlu fokus dari awal hingga akhir laga."

"Kami harus menanamkan dalam pikiran kami bahwa tak ada yang bisa didapat dengan mudah," jelas penyerang Atletico Madrid itu.

(adp/bay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT