Tak Lagi Trauma, Saka Pede Jadi Eksekutor Penalti Inggris

ADVERTISEMENT

Tak Lagi Trauma, Saka Pede Jadi Eksekutor Penalti Inggris

Adhi Prasetya - Sepakbola
Rabu, 07 Des 2022 02:00 WIB
DOHA, QATAR - DECEMBER 05: Bukayo Saka of England speaks during the England Press Conference on the day after the Round of 16 match against Senegal at Al Wakrah Stadium on December 05, 2022 in Doha, Qatar. (Photo by Alex Pantling/Getty Images)
Bukayo Saka. Foto: Getty Images/Alex Pantling
Doha -

Bukayo Saka tak lagi trauma dengan kegagalan penalti di final Piala Eropa tahun lalu. Di Piala Dunia 2022 kali ini, ia siap maju sebagai penendang jika dibutuhkan Inggris.

Selama 2022, Saka telah tiga kali menjadi eksekutor penalti Arsenal di Premier League, yakni saat melawan Liverpool dan Manchester United di bulan April dan melawan Liverpool pada Oktober lalu.

Dari tiga tembakan tersebut, semuanya berujung gol dan The Gunners pun selalu mengalahkan lawan-lawannya. Oleh sebab itu, Saka percaya diri bisa melakukan tugasnya dengan baik bila kembali dipercaya oleh manajer Gareth Southgate.

"Saya telah menjadi dewasa dan banyak berkembang sebagai pemain dan pribadi sejak saat itu, dan saya tak akan maju sebagai penendang penalti di Arsenal kalau saya tak percaya diri," ujar Saka, dikutip Channel News Asia.

"Jika waktunya tiba, dan saya disiapkan sebagai penendang, maka saya akan dengan senang hati melakukannya. Seluruh anggota tim mendukung saya. Jadi saya pikir itulah contoh betapa kompaknya kami satu sama lain," jelas Saka.

Saka merupakan salah satu penendang penalti yang gagal dalam adu penalti melawan Italia di final Piala Eropa 2020 di Wembley pada Juli 2021. Ia merupakan penendang terakhir, dan sepakannya ke arah kanan berhasil ditepis Gianluigi Donnarumma.

Italy's goalkeeper Gianluigi Donnarumma, left, makes a save in front of England's Bukayo Saka during the penalty shoot out of the Euro 2020 final soccer match between Italy and England at Wembley stadium in London, Sunday, July 11, 2021. (Facundo Arrizabalaga/Pool via AP)Momen tembakan Saka ditepis Donnarumma. Foto: AP/Facundo Arrizabalaga

Selain Saka, ada Marcus Rashford dan Jadon Sancho yang juga gagal, membuat Inggris takluk 2-3. Ketiganya sempat menjadi sasaran kebencian di media sosial, bahkan mengarah ke rasisme karena ketiganya merupakan pemain kulit hitam.

Sejauh ini, Saka tampil memikat di Piala Dunia 2022 dan telah mencetak tiga gol. Inggris selanjutnya akan berhadapan dengan Prancis di perempatfinal, yang digelar pada Minggu (11/12) pukul 02.00 WIB di Al Bayt Stadium.

Simak kumpulan informasi Piala Dunia 2022 di sini!

(adp/nds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT