Inggris Vs Prancis: Tak Ada Karpet Merah untuk Mbappe

ADVERTISEMENT

Inggris Vs Prancis: Tak Ada Karpet Merah untuk Mbappe

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Kamis, 08 Des 2022 13:40 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - NOVEMBER 24: Kylian Mbappe of Paris Saint-Germain takes on Kyle Walker of Manchester City during the UEFA Champions League group A match between Manchester City and Paris Saint-Germain at Etihad Stadium on November 24, 2021 in Manchester, England. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)
Kylian Mbappe akan sering berduel dengan Kyle Walker di laga Inggris vs Prancis (Foto: Getty Images/Laurence Griffiths)
Doha -

Kylian Mbappe bakal jadi andalan Prancis untuk mengobrak-abrik Inggris. Bek the Three Lions Kyle Walker tidak akan membiarkan hal itu terjadi.

Inggris vs Prancis akan dihelat di Al Bayt Stadium, Minggu (11/12/2022) dini hari WIB. Dengan sederet pemain berkualitas yang dipunya kedua tim, jelas pertandingan pasti akan berlangsung sengit.

Tapi, sejumlah bursa taruhan memang lebih mengunggulkan Prancis. Sebab Les Bleus berstatus juara bertahan dan punya Mbappe di lini depan. Ya, Mbappe adalah ancaman bagi lini belakang tim manapun lewat kecepatan dan naluri golnya.

Mbappe bisa melesat bak kilat dan tiba-tiba sudah ada di kotak penalti, untuk membobol gawang. Top scorer sementara Piala Dunia 2022 dengan lima gol itu, bakal jadi ujian berat untuk Kyle Walker di posisi bek kanan.

Mengingat Walker belum lama pulih dari cedera, ada kekhawatiran kalau Mbappe bisa menggunggulinya. Meski begitu, Walker tidak akan membiarkan itu terjadi.

Sebab, Walker sudah berpengalaman menghadapi Mbappe di level klub sehingga tahu apa yang harus dilakukan untuk mematikannya.

Walker bersama Manchester City memenangi dua pertemuan dan kalah sekali dari Mbappe dan Paris Saint-Germain di Liga Champions.

"Saya tahu apa yang harus saya lakukan untuk bisa menghentikannya. Mungkin lebih mudah mengatakan ketimbang melakukannya, tapi saya yakin dengan kemampuan saya," ujar Kyle Walker seperti dikutip ESPN.

"Saya sudah pernah melawannya dan saya sering menghadapi pemain sepertinya saat memperkuat Inggris, Manchester City, dan klub-klub saya sebelumnya."

"Jadi saya akan menganggap ini biasa saja seperti laga lainnya. Saya pastinya akan lebih ekstra menjaganya dan menghormatinya, tapi tidak berlebihan karena dia adalah lawan Inggris dan kami akan merepotkan mereka. Memang jadi laga yang sulit, namun tim bukan hanya satu pemain."

"Dia lagi dalam performa terbaiknya, tapi saya tidak akan menyerah begitu saja dan membiarkan dia mencetak gol. Saya lagi membela timnas, jadi ini antara hidup atau mati."

(mrp/pur)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT