Luka Lama Masih Membekas

Final Liga Champions

Luka Lama Masih Membekas

- Sepakbola
Senin, 21 Mei 2007 08:52 WIB
Luka Lama Masih Membekas
Jakarta - Dengan tahun ini sudah sebelas kali AC Milan tampil di babak final kejuaraan tertinggi di level Eropa. Tapi luka lama dua tahun lalu masih membekas di benak Paolo Maldini dkk."Masih menyakitkan," tutur sang kapten merujuk pada kekalahan Milan di Istanbul, ketika mereka unggul 3-0 lebih dulu sebelum akhirnya kalah lewat adu penalti.Bek kanan Marcos Cafu bahkan punya perumpamaan yang 'mengerikan'. Kekalahan tragis itu dirasakannya seperti "mandi dengan air dingin, atau laksana piano jatuh menimpa kepala".Hari Rabu (23/5/2007) malam atau Kamis dinihari WIB, Rossoneri akan mencoba menutup luka lamanya itu dengan menghadapi lawan yang meninggalkan luka tersebut, Liverpool. Ya, kedua tim berduel lagi untuk menentukan siapa berhak memboyong tropi Liga Champions.Walaupun masih diperkuat sebagian besar pemain yang sama, kubu Milan bertekad meraih hasil yang berbeda. Sejarah harus diciptakan sendiri. "Saya yakin Liverpool pun tahu bahwa mereka takkan menang dengan cara seperti dulu lagi," tukas Maldini, yang tengah mengincari titel Eropa kelimanya. "Sekarang kami punya kesempatan untuk menulis halaman hebat lagi dalam sejarah kami.""Sekalipun kami memainkan final 2005 lagi sebanyak 20 kali, kami akan memenanginya. Dan kali ini, Anda boleh yakin, pertandingan takkan berakhir dengan adu penalti," timpal gelandang Clarence Seedorf. (a2s/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads