Pepe Reina Harapan Sang Ayah

Final Liga Champions

Pepe Reina Harapan Sang Ayah

- Sepakbola
Senin, 21 Mei 2007 12:28 WIB
Pepe Reina Harapan Sang Ayah
London - Beban kiper Liverpool Pepe Reina mungkin akan bertambah saat di final nanti. Bukan hanya membawa kejayaan bagi Liverpool namun juga ia menjadi harapan keluarga.Kiper asal Spanyol yang bernama lengkap Jose Manuel Reina Paez, merupakan anak dari seorang pesepakbola. Ayahnya yaitu Miquel Reina Santos juga berprofesi sebagai seorang penjaga gawang yang cukup terkenal di Spanyol di era 1970-an.Kiprah sang ayah juga sangat memukau saat memperkuat Barcelona dan juga Atletico Madrid. Bahkan ayah dari Pepe Reina ini sudah lebih dulu merasakan berlaga di final kejuaraan Eropa bersama Atletico di tahun 1974.Kini Pepe Reina mencicipi apa yang pernah dirasakan sang ayahnya yaitu berlaga di final Eropa. Namun Pepe Reina memiliki beban yang lebih berat karena bukan hanya membawa Liverpool menang tapi juga membawa harapan sang ayahnya.Maklum saja Miquel tak merasakan menjadi juara karena Atletico kalah dari Bayern Munich 0-4 di final. Tentu saja lolosnya Liverpool ke final membuat harapan sang ayah bisa menjadi kenyataan melihat anaknya bisa mengangkat tropi Liga Champions."Kami lima bersaudara dan saya satu-satunya yang bermain sepakbola, jadi ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan baginya. Dia selalu mengatakan saya lebih baik darinya, namun yang saya inginnya adalah sebagai pribadi dan juga kiper," ungkap Pepe Reina.Sementara Miquel Reina pun mengaku puas dengan performa dengan anaknya selama ini yang telah dilatihnya sejak kecil. Menghadapi AC Milan di final, mantan kiper Spanyol ini pun memberikan masukan kepadanya anaknya. "Sejak kecil dia telah diajarkan telah mengetahui bagaimana mengantisipasi penalti. Saya kasih tahu bagaimana menghentikan bola, bagaimana jatuh dan menyelamatkan dengan bagian gawang dengan bagian tubuh yang lain," kata Miquel Reina. "Untuk dapat bermain dengan kepercayaan diri yang sama dan saya yakin pada dirinya. INi hanya pertandingan lain. Jika dia sukses hingga 90 menit berakhir kami sangat beterim akasih kepada Tuhan dan jika tidak itulah kehidupan," ujarnya seperti dilansir UEFA. (key/mel)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads