Piala Asia
Musovic Menantang Sanksi
Kamis, 12 Jul 2007 02:38 WIB
Hanoi - Ancaman dilarang mendampingi timnya dari pinggir lapangan tidak membuat takut Dzemaludin Musovic. Pelatih Qatar ini dengan enteng menyebtu sanksi itu ada untungnya buat dia.Musovic terancam tak boleh berada di bench saat Qatar menghadapi tuan ruman Vietnam dalam lanjutan pertandingan Piala Asia Grup B di Hanoi, Kamis (12/7/2007).Hukuman tersebut bisa menggandakan sanksi kartu merah yang diterimanya ketika tim dari Timur Tengah itu bermain 1-1 melawan Jepang di laga pertama. Wasit mengusirnya karena memunculkan isyarat protes sangat keras sewaktu seorang pemain Qatar dikartu merah di penghujung babak kedua. "Bukan masalah besar kalau saya berada di bangku cadangan atau lima meter di belakangnya," cetus pelatih asal Bosnia itu seperti dilansir YahooSport. "Saya pelatih. Bukan saya yang tampil di lapangan melainkan pemain. Mungkin (hukuman) ini ada bagusnya karena dengan begitu saya tidak terlalu dekat dengan wasit!"Musovic juga tidak mengisyaratkan penyesalan dari reaksinya yang berlebihan itu. Ia berkeyakinan bahwa wasit terlalu keras menghukum Hussain Yaser, yang dikartu merah karena menekel pemain Jepang Hideo Hashimoto. "Wasit seharusnya melindungi pemain-pemain depan," sergahnya. "Yaser dikasari minimal 10 kali di pertandingan itu. Ia tidak sekalipun bikin pelanggaran, tapi langsung diusir. Ini tidak masuk akal. Komisi wasit harus memperhatikan itu." (a2s/din)











































