Mungkinkah Bahrain-Arab Main Mata?
Rabu, 18 Jul 2007 12:23 WIB
Jakarta - Jangan kesampingkan potensi Arab Saudi dan Bahrain bermain mata di Palembang. Artinya pilihan Indonesia sebenarnya hanya satu: menang atas Korea Selatan di Jakarta.Dari keempat kontestan di Grup D, Arab-lah yang syaratnya paling mudah untuk lolos ke perempatfinal. Mereka hanya butuh seri di laga terakhir melawan negara tetangganya. Bahrain, sore ini, Rabu (18/7/2007).Bermain seri sering kali dekat maknanya dengan bermain "aman" atau "tidak perlu ngotot", karena yang penting tidak kalah. Kalau benar Arab cenderung memilih itu, maka sebuah keuntungan bisa dimiliki Bahrain.Imbang saja Bahrain punya kans lolos yang sangat besar, jika mereka berpikir Indonesia pasti kalah dari Korea, karena Korea dipastikan tampil all out demi mencapai target mutlak: menang.Masalahnya, setelak-telaknya Korea menang dari Indonesia tapi Bahrain seri melawan Arab, maka yang lolos adalah Bahrain. Bahrain unggul head to head dari Korea karena memenangi pertandingan mereka dengan skor 2-1.Sekali lagi, apabila Bahrain "memandang remeh" Indonesia dan menganggap tuan rumah pasti kalah dari Korea, maka hasil seri dengan Arab sudah cukup untuk meloloskan mereka.Dengan "trauma" wasit Uni Emirat Arab yang memimpin duel Indonesia-Arab akhir pekan lalu, kekhawatiran Arab-Bahrain main mata mungkin wajar-wajar saja. Paling gampang, mereka sesama negara Teluk, yang mana Oman, Qatar, dan UEA sudah tersingkir dari turnamen ini di grup lain.Mengenai Indonesia, seri melawan Korea bisa meloloskan Ponaryo Astaman cs apabila Bahrain tidak menang dari Arab. Nilai sama tapi Indonesia unggul head-to head. Tapi kalau khawatir Arab-Bahrain main aman dan mencari seri, maka menang adalah syarat mutlak buat pasukan Ivan Kolev.Yang menarik adalah Arab. Bahkan kalah dari Bahrain pun masih bisa lolos. Itu terjadi apabila Indonesia dan Korea bermain seri. Meski sama-sama punya nilai empat, tapi Arab mengungguli Indonesia dalam head to head.Yang repot adalah Arab kalah 0-1 dan Korea menang 1-0. Jika skenario ini terjadi, Bahrain yang langsung dipastikan lolos. Adapun Arab dan Korea akan diundi karena mereka punya nilai, selisih gol, dan produktivitas gol yang sama dengan Korea. Head to head pun tak berarti karena mereka bermain imbang 1-1.Lihat klasemenAturan lolos:- Jumlah poin.- Jika dua tim atau lebih punya nilai sama, penentunya adalah head to head.- Jika head to head imbang, maka dihitung berdasarkan selisih gol dan produktivitas gol.- Jika masih sama, diundi.Foto: Selebrasi pemain Bahrain saat mengalahkan Korea Selatan. (AFP/Ahmad Zamroni) (a2s/key)











































