DetikSepakbola
Rabu 18 Juli 2018, 23:01 WIB

Final Piala Dunia 2018 Bikin Situs Porno Tak Laku

Yanu Arifin - detikSport
Final Piala Dunia 2018 Bikin Situs Porno Tak Laku Final Piala Dunia 2018 yang pertemukan Prancis vs Kroasia bikin situs porno ternama tak laku dikunjungi. (Foto: Maxim Shemetov/Reuters)
Jakarta - Ada hal menarik yang tersisa dari final Piala Dunia 2018 antara Prancis vs Kroasia. Situs porno rupanya tidak laku diakses saat laga berlangsung.

Seperti dikutip Daily Mail, traffic situs porno ternama, Pornhub, mendadak anjlok saat Prancis menghadapi Kroasia di Luzhniki Stadium, Moskow, Minggu (15/7/2018). Tak cuma di kedua negara itu, penurunan juga terjadi di belahan dunia lainnya.




Data yang dirilis Pornhub menunjukkan, traffic-nya anjlok 46% di Kroasia sebelum final berlangsung, dan terus menurun menjadi 68% dalam satu jam pertama meski membaik di paruh kedua.

Di Prancis, akses Pornhub anjlok 24%. Kunjungan situsnya terus menurun sepanjang pertandingan dikarenakan Les Bleus akhirnya keluar sebagai juara lewat kemenangan 4-2 atas Kroasia.

Usai pertandingan, kunjungan akses di Kroasia yang kalah di final mulai membaik, bahkan meningkat 7% di atas rata-rata. Sebaliknya di Prancis, traffic-nya tetap rendah.




Tak cuma di Prancis dan Kroasia, akses Pornhub juga anjlok di seluruh dunia. Mereka mengklaim traffic-nya menurun sebesar 12% dan hanya meningkat 4% usai pertandingan.

Sebelum Piala Dunia 2018 memasuki babak final, akses Pornhub terlihat sudah anjlok. Di semifinal misalnya, ketika Kroasia vs Inggris, akses di Kroasia menurun sebesar 70% ketika laga dilanjutkan ke babak tambahan. Sementara di semifinal lainnya antara Prancis vs Belgia, akses di Prancis turun 52%.

Di negara-negara lain, final Piala Dunia 2018 juga membuat situs porno itu ditinggalkan. Di Venezuela, kunjungan situs anjlok sebesar 55%, diikuti Bulgaria (45%), Slovenia (40%), Swiss dan Hong Kong (33%), serta Vietnam (32%).

Sementara di Inggris kunjungan anjlok sebesar 12% dan Spanyol (26%), Italia (25%), serta Jerman (21%). Di Rusia, akses turun 23%, Brasil (23%), dan Argentina (24%). Di Amerika Serikat, penurunan hanya mencapai 5%. Di Selandia Baru, penurunan terjadi 4% sama dengan Filipina, diikuti Australia 5% serta India dan Jepang sebesar 1%.



(yna/cas)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed