Vonis Penjara buat Pesepakbola yang Viralkan Video Seks Threesome

Kris Fathoni W - Sepakbola
Jumat, 22 Jan 2021 12:49 WIB
BIRMINGHAM, ENGLAND - JANUARY 13:  A dejected Antonio Luna of Aston Villa reacts after the Arsenal score a second during the Barclays Premier League match between Aston Villa and Arsenal at Villa Park on January 13, 2014 in Birmingham, England.  (Photo by Michael Regan/Getty Images)
Antonio Luna, semasa di Aston Villa, salah satu pesepakbola yang divonis usai viralkan video seks. (Foto: Getty Images/Michael Regan)
Jakarta -

Dua pesepakbola dapat vonis hukuman penjara dua tahun. Mereka terjerat dalam kasus video seks threesome dengan seorang perempuan dan kemudian menyebarkannya sampai jadi viral.

Kedua pesepakbola yang pada pekan ini mendapatkan vonis penjara tersebut adalah Antonio Luna, yang pernah main di Premier League bersama Aston Villa, dan Sergi Enrich. Kasus video seks yang menjerat mereka sendiri terjadi pada tahun 2016 lampau.

Merangkum laporan Reuters, AFP, dan Mirror, di bulan April tahun 2016 kedua pesepakbola, yang sama-sama sedang membela klub Spanyol Eibar, melakukan hubungan seks tanpa paksaan dengan seorang perempuan muda.

Yang kemudian jadi masalah adalah kedua pesepakbola tersebut rupanya memfilmkan adegan intim tersebut tanpa seizin si perempuan. Tidak cuma itu, mereka bahkan menyebarkan materi video seks tersebut di WhatsApp sampai kemudian jadi viral ke platform lain.

Tersebarnya video seks itu sudah membuat si perempuan mengalami masalah psikologis. Ia pun sampai harus menerima bantuan medis dan terapi untuk mengatasi stres dan trauma.

Ketika kasus ini sampai ke meja hijau, Antonio Luna dan Sergi Enrich sudah membuat permintaan maaf terbuka. Pada prosesnya, hakim menyebut hal itu mendorong vonis lebih ringan dalam putusan pengadilan pekan ini.

Dalam kasus video seks yang viral ini, Antonio Luna dan Sergi Enrich divonis bersalah oleh pengadilan dengan hukuman dua tahun penjara. Kedua pesepakbola juga wajib membayar 100 ribu euro biaya legal dan tambahan 10 ribu euro untuk korban.

Sekalipun divonis penjara, Antonio Luna dan Sergi Enrich tidak perlu meringkuk di balik jeruji besi. Dinyatakan bahwa terpidana dengan vonis penjara dua tahun atau kurang dan belum pernah terjerat kasus hukum, dengan catatan kejahatannya berupa tindakan non-kekerasan, diizinkan menjalani hukuman masa percobaan.

(krs/pur)