Hubungan Ronaldo dengan Mendiang Ayah: Benci tapi Cinta

Randy Prasatya - Sepakbola
Selasa, 04 Mei 2021 14:50 WIB
TURIN, ITALY - MARCH 02: Cristiano Ronaldo of Juventus looks on  during the Serie A match between Juventus and Spezia Calcio at Allianz Stadium on March 02, 2021 in Turin, Italy. Sporting stadiums around the Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Valerio Pennicino/Getty Images)
Cristiano Ronaldo punya kisah rumit dengan sang ayah. (Foto: Getty Images/Valerio Pennicino)
Jakarta -

Hubungan Cristiano Ronaldo dengan sang ayah semasa hidup tidak pernah mulus. Ronaldo menjalin kisah benci, tapi sangat cinta.

Ayah Ronaldo, Jose Dinis Aveiro, adalah pensiunan tentara yang setelahnya menjadi pencandu alkohol. Akibat kebiasaan tersebut, Jose Dini mengalami sakit liver dan meninggal dunia pada 6 September 2005.

Ronaldo sedang bersama Timnas Portugal di Rusia untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2006 saat Jose Dinis meninggal. Pria yang kini berusia 36 tahun itu baru balik ke kampung halaman setelah laga usai.

Hubungan Ronaldo dengan Jose Dinis sebagai ayah dan anak sebetulnya tak mulus. Ronaldo sangat tidak suka dengan kebiasaan ayahnya yang mabuk-mabukan dan komunikasi keduanya pun sangat terbatas.

Ronaldo juga pernah menyatakan bahwa Jose Dinis bukanlah sosok ayah yang diidam-idamkan. Mantan pemain Manchester United dan Real Madrid itu juga tidak cukup mendapat kasih sayang dari ayah semasa hidup.

Namun, karena terlahir dari darah daging Jose Dinis dan sangat tak suka dengan ayahnya, Ronaldo tetap menyimpan rasa cinta yang mendalam. Ronaldo bahkan sempat menangis dalam wawancara khusus dengan Piers Morgan.

Ronaldo ketika itu diperlihatkan cuplikan video Jose Dinis, yang mengomentari performanya jelang Piala Eropa 2004 di Portugal. Ronaldo menyebut tak pernah melihat video itu sebelumnya.

"Saya kira wawancara ini bakal begitu menyenangkan. Saya tidak menyangka malah menangis. Saya tidak pernah melihat gambar ini," kata Ronaldo pada September 2019.

"Saya tidak tahu. Saya harus punya video itu untuk menunjukkan kepada keluarga. Namun, saya tidak tahu ayah saya 100 persen. Yang saya tahu dia adalah pemabuk. Saya tidak pernah bicara dengannya, maksudnya mengobrol secara normal. Itu sangat sulit," Ronaldo menjelaskan.

Jauh sebelum melihat video tersebut, Ronaldo tampaknya memang diam-diam selalu mencintai ayahnya. Belum lama ini sebuah video beredar di media sosial menunjukkan bahwa Ronaldo sedang mencium sesuatu barang ayahnya sebelum bertanding.

Cuplikan video itu ketika Ronaldo masih berkostum Real Madrid. Terlihat di sana Raphael Varane, Daniel Carvajal, dan Lucas Vazquez.

Kebiasaan Ronaldo mencium simbol yang bernuansa sang ayah mungkin masih dilakukan sampai saat ini. Dia juga tak pernah lupa merayakan hari lahir Jose Dinis, yang bisa dilihat pada beberapa unggahan di media sosial pribadi.

Sebagai seorang anak, Ronaldo mungkin ada menyimpan rasa sesal kepada sang ayah karena tak bisa harmonis. Terus mengenang Jose Dinis di saat sebelum bertanding tentu menjadi cara terbaik Ronaldo untuk terus mengabadikan cintanya.



Simak Video "Kampung Halaman Cristiano Ronaldo Kebanjiran"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/aff)