Ibrahimovic Kritik MU, Gajinya Pernah Dipotong gegara Jus Buah!

Bayu Baskoro - Sepakbola
Senin, 06 Des 2021 18:53 WIB
MILAN, ITALY - OCTOBER 26: Zlatan Ibrahimovic of AC Milan looks on prior to the Serie A match between AC Milan and Torino FC at Stadio Giuseppe Meazza on October 26, 2021 in Milan, Italy. (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)
Zlatan Ibrahimovic membeberkan pengalaman buruknya di Manchester United. (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)
Manchester -

Zlatan Ibrahimovic membeberkan pengalaman buruknya semasa berseragam Manchester United. Gajinya pernah dipotong MU hanya karena dia minum jus buah!

Ibrahimovic belum lama ini merilis buku otobiografi teranyar berjudul "Adrenaline". Striker 40 tahun itu buka-bukaan tentang pengalamannya selama berkarier di berbagai klub top Eropa.

Salah satu yang menarik yakni soal pengalaman Ibrahimovic semasa di MU pada 2016-2018. Sang Singa Swedia rupanya kurang terkesan selama dua tahun kariernya di Old Trafford.

Zlatan Ibrahimovic mengaku terkejut dengan mentalitas tertutup yang dimiliki Manchester United. Setan Merah juga dikritiknya sebagai klub yang cuma terlihat kuat dan besar dari luaran saja.

"Satu hal yang mengejutkan saya: semua orang berpikir tentang United sebagai klub top, salah satu yang terkaya dan paling kuat di dunia. Dari luar memang tampak seperti itu bagi saya," tulis Ibrahimovic, dilansir dari Sport Bible.

"Namun begitu saya di sana, saya menemukan mentalitas kecil yang tertutup," Ibrahimovic menambahkan.

Gaji Ibrahimovic Dipotong MU Gegara Jus Buah

Ibrahimovic juga mengungkapkan kekesalannya selama di Manchester United. Slip gajinya dipotong satu paun karena MU tidak mau membayarkan jus buah yang diminum Ibracadabra di hotel.

"Suatu hari saya berada di hotel bersama tim sebelum pertandingan. Saya haus jadi saya membuka mini-bar dan minum jus buah," kata Ibrahimovic.

"Kami bermain dan kemudian pulang. Beberapa waktu berlalu. Slip gaji saya tiba. Biasanya saya tidak melihatnya. Saya hanya melakukannya di akhir tahun untuk melihat apa yang masuk dan apa yang keluar. Tapi waktu itu, Saya tidak tahu mengapa, saya penasaran dan menyadari bahwa mereka telah mengambil satu paun dari gaji bulanan saya,".

Ibrahimovic melanjutkan kembali kisahnya: "Saya menelepon manajer tim: 'Maaf, mengapa mereka mengambil satu paun dari gaji saya?'. Manajer tim melihat dan memberi tahu saya: 'Itu adalah jus buah dari mini-bar,'. 'Apakah kamu bercanda, serius?' 'Tidak. Di sini, jika Anda memesan sesuatu, Anda harus membayarnya',".

..."Tentu, tapi saya tidak pergi ke hotel atas kemauan saya sendiri. Saya tidak sedang berlibur. Itu adalah tempat kerja saya. Saya ada di sana untuk Manchester. Jika saya harus bermain dan saya haus, saya mesti minum. Saya tidak bisa pergi ke lapangan dengan kondisi dehidrasi,".

"Bisakah Anda percaya ini? Satu paun? Hal seperti itu tidak akan pernah terjadi di Italia. Ini adalah detail yang membuat perbedaan dan mendapatkan rasa hormat dari para pemain," Ibrahimovic menuturkan.

Zlatan Ibrahimovic angkat kaki dari Manchester United pada 2018 dan bergabung ke klub MLS, LA Galaxy. Dua tahun kemudian, dia pindah ke AC Milan dan bertahan di sana hingga sekarang.

(bay/cas)