ADVERTISEMENT

Bek Dortmund Dituding Tendang Perut Mantan Pacar Saat Hamil Tua

Kris Fathoni W - Sepakbola
Senin, 08 Agu 2022 07:00 WIB
BAD RAGAZ, SWITZERLAND - 16.07.2022: Nico Schulz of Borussia Dortmund Looks on during the Borussia Dortmund Pre-Season Training Session on July 16, 2022 in Bad Ragaz, Switzerland. (Photo by Harry Langer/DeFodi Images via Getty Images)
Nico Schulz. Foto: DeFodi Images via Getty Images/DeFodi Images
Jakarta -

Nico Schulz, bek Borussia Dortmund, harus berurusan dengan polisi usai menghadapi tudingan menendang perut mantan pacar sendiri, yang dalam kondisi hamil.

Seperti dikabarkan RT.com dan Guardian, mantan pacar Nico Schulz sudah mengajukan laporan kepada kepolisian mengenai tindakan kekerasan domestik. Laporan itu diajukan pada tahun 2020.

Disebutkan lebih lanjut, mantan pacar pesepakbola itu mengaku dikasari pada saat dirinya sedang hamil tua. Penyelidikan atas laporan itu pun sedang dilakukan kepolisian.

Media Jerman Bild mendapati sebuah chat WhatsApp berisikan pesan dari si perempuan kepada Schulz yakni, "Kamu memukulku ketika aku sedang telanjang di apartemenku sendiri."

Ada pula klaim bahwa Nico Schulz sudah "menendang pacarnya sendiri di perut, dengan kaki yang sedang mengenakan sepatu", dengan hal tersebut diyakini jaksa penuntut sebagai upaya menggugurkan kandungan kekasihnya pada saat itu.

Borussia Dortmund, selaku klub Nico Schulz, menyebut bahwa pemainnya itu sudah menginformasikan adanya tudingan tersebut. Si pesepakbola menegaskan dirinya tak bersalah dan akan mengambil langkah legal untuk membela diri.

Dortmund juga mengaku terkejut dengan tudingan terhadap pemainnya itu karena tak pernah menyetujui kekerasan dalam bentuk apapun. Di sisi lain, Dortmund juga belum mengambil tindakan apa-apa mengingat investigasi masih dalam tahap dini.

Nico Schulz juga sudah pernah membela Hertha Berlin, Hoffenheim, dan Borussia Moenchengladbach di Bundesliga. Pesepakbola 29 tahun tersebut punya 12 caps buat timnas Jerman.

(krs/rin)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT