Cerita Kael Derya Riza, Ball Boy Indonesia di Piala Dunia 2022

ADVERTISEMENT

Laporan dari Qatar Bersama Es Krim Aice

Cerita Kael Derya Riza, Ball Boy Indonesia di Piala Dunia 2022

Lucas Aditya - Sepakbola
Minggu, 04 Des 2022 20:40 WIB
Kael Derya Riza
Foto: Lucas Aditya/detikSport
Doha -

Ball boy juga menjadi bagian penting dari perhelatan Piala Dunia 2022. Ada beberapa orang yang berasal dari Indonesia, salah satunya Kael Derya Riza.

detikSport melakukan perbincangan di tempat tinggal Kael di Doha, Minggu (4/12/2022). Remaja 16 tahun itu sudah menyelesaikan tugasnya menjadi anak gawang pada tiga laga.

Kael mendapat jalan menjadi anak gawang dari Evo Foundations, yang merupakan klub sepakbola yang ada di sekolahnya, Qatar International School. Saat ini, putra pasangan Riza Wibawa dan Kurnia Wardani sudah duduk di bangku kelas 12.

Setelah diterima, Kael mengungkap ada pelatihan yang dijalani untuk menjalani tugas menjadi anak gawang. Sebanyak 192 orang bertugas dalam turnamen yang berlangsung pada 20 November sampai 18 Desember 2022.

"Kami dilatih dua pekan sebelum Piala Dunia 2022. Aku pergi ke sekolah Doha Collage untuk menjalani latihan itu. Setelah itu juga ada gladi bersih," kata Kael.

Kael sudah bertugas pada tiga laga pertandingan Piala Dunia 2022. Semuanya berlangsung di Education City Stadium.

"Pertama Tunisia vs Denmark, yang kedua Saudi vs Polandia, dan yang terakhir aku bertugas saat Tunisia melawan Prancis," kata Kael.

"Aku sudah bertemu Robert Lewandowski saat Polandia melawan Saudi dan Mbappe saat Tunisia melawan Prancis."

"Aku sebenarnya ingin bertemu Messi, tapi aku tak mendapat tugas pada laga-laganya," kata dia lagi.

Bola Piala Dunia 2022 mempunyai chip pada setiap match ball. Kael mengungkap tak ada perlakuan khusus sebelum pertandingan.

"Setiap bola pertandingan selalu ada tulisan negara yang bertanding. Ada tanggal bermainnya juga. Jadi bola setiap laga Piala Dunia itu berbeda. Tak ada perlakuan khusus, cuma ada negara ini dan negara ini yang bertanding," kata Kael.

"Aku pikir tak ada kesulitan saat menjadi anak gawang. Karena tugasnya sederhana, kalau bola keluar berikan ke pemain," kata pemuda yang suka bermain sepakbola dan bersepeda itu.

Kael masih akan menjalani satu pertandingan lagi sebagai anak gawang. Pertandingan babak 16 besar antara Maroko melawan Spanyol di Education City Stadium pada 6 Desember 2022. Sudah menjadi bagian salah satu event terbesar, Kael pun merasa bangga.

"Terpilih menjadi bagian dari salah satu event terbesar di dunia, aku merasa normal. Ya, aku bangga," kata Kael menutup pembicaraan.

(cas/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT