Sisihkan Gaji Sehari Buat Para Perawat

Sisihkan Gaji Sehari Buat Para Perawat

- Sepakbola
Selasa, 15 Mei 2007 08:03 WIB
Sisihkan Gaji Sehari Buat Para Perawat
London - Perawat adalah salah satu profesi paling mulia namun imbalannya justru jauh dari sepadan. Untuk itu pesepakbola Inggris pun menyisihkan sebagian penghasilannya, walau ternyata tidak seluruh pemain turut serta.Kontribusi para perawat tentu tidak kalah besar dari para dokter di dalam membantu para pasien. Namun ternyata penghasilan yang didapat para perawat di Inggris masih jauh dari garis kemapanan bahkan belum sebanding dengan pengorbanan mereka. Secara rata-rata, mereka hanya mendapatkan upah sebesar 21 ribu poundsterling per tahun, sangat jauh dibandingkan pesepakbola Inggris yang bisa mendapat lima kali lipat dalam seminggu.Hal itupun memicu kepedulian dari para pesepakbola dan manajer klub Inggris yang kemudian menyisihkan gajinya selama satu hari bagi para perawat tersebut. Pemain top macam Steven Gerrard yang disebut mendapatkan gaji 100 ribu poundsterling per minggu, akan menyumbang 20 ribu poundsterling, nyaris sebesar pendapatan para suster selama setahun.Kini 239 orang dari kalangan sepakbola disebutkan telah ambil bagian menyisihkan pendapatannya selama sehari. Uang tersebut akan disumbangkan ke Royal College of Nursing yang didistribusikan kepada para perawat yang membutuhkan dana untuk perawatan anak-anak ataupun transportasi ke tempat kerja mereka.Nama Ryan Giggs (Manchester United) dan Thierry Henry (Arsenal) termasuk dalam daftar pemain yang telah ikut urunan. Manajer Terry Venables, Sir Alex Ferguson, Sam Allardyce dan Martin O'Neill adalah beberapa manajer yang juga ikut serta. Dari kalangan eks-pemain pun ada nama Jamie Redknapp dan Graeme Le Saux.Klub seperti West Ham, Fulham dan Watford adalah beberapa klub yang seluruh skuadnya ikut menyumbang. Klub yang terakhir disebut bahkan memasuki laga kontra Newcastle United dengan dipimpin oleh para perawat. Selain itu sebanyak 29 ribu fans juga tidak mau kalah menyumbang gaji yang diperolehnya selama satu hari.Ide tersebut lahir dari seorang aktivis kemanusiaan, Dr Noreena Hertz. Dimulai sejak enam bulan lalu, sampai bulan Mei ini upaya sosial tersebut sudah mendulang jumlah sekitar 750 ribu poundsterling. "Saat saya remaja, ibu saya banyak menghabiskan waktu di rumah sakit. Para perawat selalu menjaga saya dan saudari saya. Mereka menjelaskan apa yang terjadi dan juga menghibur kami saat ibu kami meninggal dunia. "Perawat adalah salah satu profesi yang mendapat upah paling rendah di sektor publik. Mereka dibayar sepertiga lebih rendah dari para guru sehingga mereka harus melakukan profesi lain," beber wanita 38 tahun yang juga menjadi peneliti di Universitas Cambridge itu dilansir Express, Selasa (15/5/2007).Sayangnya dari 239 nama pesepakbola yang ikut serta dalam aksi sosial tersebut, pemain Chelsea yang bergaji besar justru absen --walaupun klub itu sendiri memang turut memberikan sumbangan. Demikian pula para pemain Middlesbrough dan Newcastle, dimana hanya nama Gareth Southgate (manajer Boro), Glenn Roeder (eks manajer Newcastle), Freddie Shepherd (Direktur Umum Newcastle) dan Sam Allardyce (manajer Newcastle), yang tertera.Foto: Steven Gerrard, salah satu pemain bergaji tinggi di Liga Inggris (AFP/Paul Ellis). (krs/lom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads